
SALATIGA- Walikota Salatiga, Yuliyanto memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Salatiga untuk bekerja bersama mengeroyok ke-Sembilan Misi Kota Salatiga yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Salatiga Tahun 2017-2022.
Instruksi tersebut disampaikan Walikota saat membuka Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2019 di Ruang Kalitaman, Gedung Setda, Selasa 27/02. “Saya yakin, jika semua OPD mengeroyok, bersinergi, bekerja bersama, maka ke-9 Misi Kota Salatiga akan lebih mudah dicapai. Karenanya bekerjalah dengan bersungguh-sungguh, jaga kekompakan, bersama-sama mewujudkan Misi Kota Salatiga,” kata Walikota.
Walikota mengatakan bahwa salah satu program unggulan yang akan dimulai tahun 2019 adalah bantuan RW sebesar Rp.50.000.000,-. “Maksud dari program ini adalah untuk mendorong peran aktif dan keswadayaan masyarakat dalam pembangunan di lingkungan RW melalui stimulan dana hibah, jadi misalnya lingkungan RW butuh gapura ataupun prasarana pertemuan warga, dana ini dapat digunakan,” jelas Walikota.
Lebih lanjut Walikota berharap agar Misi Kota Salatiga benar-benar menjadi landasan dan pedoman bagi OPD Kota Salatiga. “Misi ini bukanlah tulisan yang dipajang saja. Misi tersebut merupakan langkah untuk mewujudkan cita-cita kita yaitu Salatiga yang Hati Beriman yang Sejahtera Mandiri dan Bermartabat,” kata Yuliyanto.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Salatiga tersebut mengadirkan Kepala OPD, akademisi, serta organisasi kemasyarakatan di Kota Salatiga.
Dalam laporan ketua penyelenggara yang dibacakan oleh Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan, Joko Wahono dijelaskan bahwa konsultasi publik tersebut merupakan tahapan setelah musrenbang tingkat kelurahan dan musrenbang tingkat kecamatan.
Dijelaskan bahwa maksud kegiatan tersebut adalah untuk mematangkan rancangan awal RKPD tahun 2019 hasil musrenbang kelurahan dan kecamatan serta usulan Renja OPD disesuaikan dengan prioritas dan sasaran pembangunan pemerintah daerah, provinsi dan pusat, dengan memperhatikan kemampuan anggaran yang dimiliki.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendapatkan saran dan masukan untuk penyempurnaan Rancangan Awal RKPD tahun 2019 yang memuat hasil musrenbang kelurahan, kecamatan dan Renja OPD, serta tersusunnya program kegiatan yang sesuai dengan prioritas pembangunan baik daerah, provinsi maupun pusat,” pungkas Joko Wahono.
