KUDUS – Untuk memastikan masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan, Pemerintah Kabupaten Kudus kembali menggalakkan kegiatan patroli malam. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo bersama Forkopimda menyambangi sejumlah tempat kegiatan ekonomi, Selasa (18/8/2020) malam.
Pertama, Hartopo bersama rombongan menyambangi tempat nongkrong/angkringan yang berada di kawasan Ruko Agus Salim. Di sana, tampak para kawula muda sedang asyik menikmati suasana. Beberapa dari mereka telah mengenakan masker. Namun, masih ada yang belum mengenakan masker secara benar. Melihat itu, Hartopo menyampaikan, melepas masker saat makan. Namun, sewaktu bicara harus memakai masker. Ini adalah upaya meminimalisasi sebaran Covid-19.
“Sudah bagus, kebanyakan pakai masker. Yang belum pakai secara benar, bisa dibenahi. Sewaktu makan, dilepas tidak masalah. Tapi, waktu bicara tolong dipakai maskernya. Ayo kurangi potensi sebaran Covid-19,” ungkapnya.
Setelah itu, rombongan bergerak menuju tempat permainan biliar di kawasan Wergu. Sesampai di sana, terlihat masyarakat yang sedang bermain biliar tampak kelimpungan, karena sebagian besar dari mereka tak memakai masker. Hartopo, yang membawa persediaan masker, segera membagikan masker untuk para pemain biliar. Pihaknya menegaskan, tak melarang pelaku usaha permainan cari makan. Namun, protokol kesehatan wajib dijalankan. Apalagi, alat permainan biliar memungkinkan untuk disentuh oleh orang banyak.
“Tidak usah takut, saya kasih masker. Saya ndak mau menutup (lokasi). Yang jelas kita tidak larang panjenengan cari makan. Tapi, saya minta protokol kesehatan diterapkan. Jangan sampai ini justru jadi tempat sebaran Covid-19,” jelasnya.
Usai dari tempat biliar, kunjungan dilanjutkan ke Jenderal Cafe. Setelah beberapa kali mendapat teguran cukup keras, Plt Bupati mendapati cafe tersebut telah berbenah. Sebelum masuk, pengunjung dicek suhu tubuh, cuci tangan, dan wajib pakai masker. Kepada perwakilan pengelola, pihaknya sampaikan apresiasi.
“Tetap konsisten terapkan protokol kesehatan. Jangan sampai lengah,” katanya.
Kunjungan dilanjutkan ke kawasan Jagung Bakar Wergu. Di sana, masih didapati pengunjung yang tak memakai masker. Oleh Hartopo, penjual diingatkan agar tak melayani pengunjung yang tak pakai masker.
“Dilayani yang memakai masker saja. Yang tidak pakai masker jangan dilayani,” ujarnya.
Terakhir, rombongan patroli menuju Balai Jagong. Hartopo dan Forkopimda mengecek secara langsung bagaimana penerapan protokol kesehatan dijalankan. Dimulai dari pintu masuk yang dijaga oleh petugas, terdapat pintu keluar yang berbeda, dan adanya blokade jalan di beberapa titik. Kemudian, pengunjung yang tak memakai masker tidak diperkenankan masuk area Balai Jagong. Setelah berkeliling, kebanyakan pengunjung telah memakai masker.
“Untuk Balai Jagong, dari pintu masuk ada filter yang tak pakai masker dilarang masuk. Sehingga, kita tadi berkeliling, kebanyakan telah memakai masker,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, Hartopo berpesan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan penerapan protokol kesehatan. Pihaknya juga akan terus berupaya agar Kudus berstatus zona kuning.
“Kesadaran masyarakat harus meningkat. Maka, patroli sebagai upaya sosialisasi. Kalau perlu digenjot lagi agar Kudus bisa berstatus zona kuning,” pungkasnya.
Penulis: Kontributor Kab Kudus
Editor: Di, Diskominfo Jateng


