PURBALINGGA – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) berperan sebagai ajang pencarian bakat atlet di Purbalingga. Hal tersebut disampaikan Sekda Purbalingga, Wahyu Kontardi saat membuka Popda bagi pelajar SD, SMP, SMA di GOR Goentoer Darjono, Rabu (6/2). Wahyu hadir dalam acara tersebut mewakili Plt. Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi yang berhalangan hadir.
Wahyu mengatakan, Popda merupakan ajang bergengsi di tingkat Kabupaten yang bisa menjadi pencarian bakat atlet yang ada di seluruh penjuru Purbalingga. Oleh karena itulah Wahyu mengimbau kepada seluruh atlet untuk bertanding dengan serius untuk meraih prestasi yang diinginkan namun dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.”Bertandinglah dengan sungguh-sungguh untuk meraih prestasi yang bagus namun juga harus menjunjung sportivitas,” katanya.
Wahyu juga berujar, Popda sebagai ajang memupuk persaudaraan dan persatuan antar pelajar se-Kabupaten Purbalingga. Menurutnya, rasa persatuan haruslah dipupuk sedini mungkin termasuk melalui ajang olahraga seperti Popda. Sekitar 5000 atlet dari segala jenjang Pendidikan yang ada di Purbalingga yaitu SD, SMP, SMA yang mewakili Kecamatannya masing-masing bersaing di 14 cabang olahraga yang dilombakan.”Ajang ini bisa digunakan sebagai sarana untuk memupuk rasa persaudaraan dan persatuan bagi generasi muda,” imbuhnya.
Wahyu juga mengajak kepada pengusaha atau perusahaan di Purbalingga untuk ikut mengembangkan keolahragaan di Purbalingga. Dia mengajak mereka untuk bahu membahu membangun olahraga di Purbalingga karena Pemkab Purbalingga tidak bisa berjalan sendiri untuk hal tersebut. “Saya mengajak kepada pengusaha yang mempunyai kekuatan finansial untuk ikut patungan mengembangkan olahraga di Purbalingga,” tuturnya.
Pembukaan acara itu ditutup dengan senam poco-poco masal yang diikuti seluruh peserta yang hadir. Perhelatan tersebut berlangsung mulai 7-12 Februari.
