Batang – Bupati Batang Wihaji, menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Kementerian agama kabupaten Batang yang telah banyak hal memberikan kontribusinya terhadap proses pembangunan di Batang.
Ada beberapa kebijakan yang harus bersinergi termasuk dalam konteks menata anak didik kita generasi masa depan kabupaten Batang. Dan pada saat pidato selalu saya sampaikan bahwa setuju tidak setuju kita akan menghadapi yang namanya revolusi industri four poin zero, dimana teknologi berkembang cepat dan sangat luar biasa hal tersebut disampaikan Wihaji pada kegiatan Peringatan Hari Amal Bakti ke 73, Kementerian Agama Kabupaten Batang yang bertempat di halaman Sekolah Madarasah Aliyah Negeri Batang, kamis (3//1/2019).
Munculnya kebijakan pemerintah daerah tentang matikan televisi dan handphone dari jam 18.00 sampai dengan 20.00, ini merupakan bagian ikhtiar pemerintah daerah dan semoga teknologi dimanfaatkan dengan baik dan jangan sampai dengan teknologi dapat mengganggu kita semua.
Hari ini perkembangan teknologi sangat luar biasa kalau kita tidak hati-hati kita akan menjadi korban teknologi, maka kita harus gunakan teknologi dengan sebaik-baiknya. Maka kami sampaikan bahwa kontribusi kementerian agama sangat luar biasa dengan adanya madrasah diniyah dan madrasah sanawiyah yang ada di batang ujar Wihaji.
Amanat Menteri Agama Republik Lukman Hakim Saiffudin yang dibacakan Bupati Batang Wihaji mengatakan “Sejalan dengan tema Hari Amal Bakti Kementerian Agama tahun ini, yaitu “Jaga Kebersamaan Umat“, saya mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama, apalagi di tahun politik sekarang ini, mari senantiasa menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan, dan menempatkan diri di atas dan untuk semua kelompok dan golongan kepentingan
Seluruh ASN dan jajaran Kementerian Agama haruslah menjadi perangkai, penjalin, dan perajut tenun kebangsaan kita yang bhinneka. Setiap kita haruslah menjadi teladan dalam kesederhanaan kejujuran, dan keikhlasan
Memasuki Tahun 2019, enam sasaran strategis program Kementerian Agama telah digariskan, yakni: meningkatnya kualitas kehidupan umat beragama, meningkatnya harmoni sosial dan kerukunan umat beragama, meningkatnya kualitas pelayanan keagamaan, meningkatnya akses layanan pendidikan, meningkatnya mutu pendidikan agama dan keagamaan, dan peningkatan kualitas tatakelola pembangunan bidang agama.
Seiring dengan itu, saya mengajak kita semua untuk senantiasa menegakkan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama, yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan pentasarufan zakat, dan penyerahan beasiswa kepada siswa berprestasi serta bantuan sosial lainnya. Dan Seusai upacara Bupati Batang beserta dari Pegawai Kementerian agama Batang serta peserta upacara juga di suguhkan penampilan marching band Gita Mahardikan dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Batang.
upacara diikuti oleh jajaran kementerian agama batang dan para pelajar.
