Pencegahan Narkoba Harus dengan Cara Luar Biasa

14 August 2018
yandip prov jateng
Pencegahan Narkoba Harus dengan Cara Luar Biasa

BATANG – Bupati Batang Wihaji menegaskan, kejahatan narkoba menjadi kejahatan yang luar biasa. Maka cara-cara untuk pencegahan dan tindakannya juga harus dengan cara luar biasa pula. Yakni harus ada inovasi dan kreativitas Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan pendekatan kampanye anti narkoba.

“Kasus narkoba salah satu kasus yang mendominasi di Kabupaten Batang, dimulai dari anak sampai dengan orang dewasa. Para pelaku, pencipta, pengedar dan pemakai narkoba sudah masuk di semua wilayah. Tidak hanya di kalangan orang kaya saja, namun juga di kalangan orang miskin yang semuanya menjadi target,”kata Bupati Wihaji saat menghadiri peringatan Hari Anti Narkoba Internasional 2018 di pendopo setempat, Sabtu malam (11/8/18).

“Saya mengapresiasi (jajaran) BNN Kabupaten Batang yang telah berinovasi kampanye anti narkoba melalui pendekatan seni, karena zaman telah berubah maka kampanyenya pun harus mengikuti zaman,”ucap Wihaji.

Bupati menambahkan, setiap kunjungan kerja yang ia lakukan, selalu menyempatkan untuk melakukan kampanye anti narkoba di sekolah-sekolah. “Dalam setiap kunjungan kerja saya selalu menyempatkan ke sekolah – sekolah mengkampanyekan bahaya narkoba bagi generasi muda harapan bangsa,” pungkas Wihaji.

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Batang Teguh Budi Santoso menambahkan, dengan maraknya narkoba, pihaknya serius melakukan pencegahan peredaran gelap narkoba. Namun semua itu harus mendapatkan dukungan semua pihak dan masyarakat Kabupaten Batang agar bersih dari narkoba.

“Pemberantasan narkoba tidak mungkin dilakukan oleh BNN saja, melainkan harus digerakan oleh semua pihak. Guna kepentingan tersebut,BNN menggandeng stakeholder di setiap bidang untuk menjadikan penggiat anti narkoba dalam upaya menanggulangi bahaya narkoba secara bersama – sama,” ujar Teguh Budi Santoso.

Acara peringatan Hari Anti Narkoba Internasional 2018, dihadiri Wakil Bupati Suyono, Sekretaris Daerah (Sekda) Nasikhin dan unsur Forkopimda, diramaikan dengan pentas seni, berupa paduan suara dari SMKN1 Batang. Tarian dari Sanggar Multi Talent.

Tak ketinggalan, Bupati Wihaji tampil bersama karawitan “Ngaku Salah” dengan niyaga terdiri para Camat. Sedangkan isteri Bupati Batang,Ny. Uni Kuslantasih Wihaji tampil bersama karawitan “Ojo Gebrek” (Jangan ribut sendiri), dengan penabuh gamelan dari Ibu – Ibupengurus/anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Batang.

ket foto : Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono, masing-masing bersama isteri, dan pejabat terkait foto bersama dengan jajaran BNN Kabupaten Batang.

Mascot Padhang
Skip to content