
KLATEN – Dalam melaksanakan tugasnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) hendaknya mengedepankan profesionalitas tanpa mengurangi sisi humanisnya. Demikian yang disampaikan Bupati Klaten, Sri Mulyani saat inspeksi mendadak (Sidak) ke kantor Satpol PP Klaten, Rabu (21/02/18).
Sri Mulyani mengharapkan dalam rangka menegakkan peraturan Daerah (Perda) tentang K3 (Kebersihan, Keindahan dan Kenyamanan) terutama penataan Pedagang kaki lima (PKL) hendaknya Satpol PP tetap menggunakan hati dan perasaan, sebab bagaimanapun juga PKL itu juga warga Klaten yang berusaha mandiri untuk memenuhi kebutuhan mereka dengan membuka usaha di sektor informal.
“Menata PKL itu harus menjaga rasa kemanusiaan, karena saudara kita yang jasi PKL ini mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka,” tuturnya.
Meski demikian pada kesempatan tersebut, Sri Mulyani juga mengingatkan, agar para PKL dapat bekerjasama dengan Satpol PP Klaten dalam rangka menjaga kebersihan Kota Klaten. Misalnya, PKL mentaati Perda Nomor 12 Tahun 2013 tentang K3 serta mentaati jam operasional PKL mulai jam 3 sore sampai jam 6 pagi.
Dalam sidak tersebut Bupati Klaten mengingatkan agar Satpol PP dalam melaksanakan tugasnya hendaknya juga berkoordinasi dengan pihak –pihak terkait, seperti Kepolisian maupun dari TNI.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Klaten, Sugeng Haryanto menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran Kepolisian,TNI maupun OPD terkait, ketika akanmelakukan penegakan peraturan K3.
“Untuk hasil yang maksimal,kita selalu menggandeng Jajaran Penegak Hukum maupun instansi terkait baik di Kota maupun di wilayah,” katanya.
Lebih lanjut Sugeng Haryanto mengatakan untuk mendukung program kerja Bupati meraih Adipura tahun 2018 ini, Satpol PP Klaten gencar melaksanakan giat di beberapa wilayah baik penertiban PKL maupun tentang penataan terkait lingkungan dan sampah.
” Ada sembilan wilayah yang menjadi fokus penataan, diantaranya Pedan, Jatinom, Delanggu, Klaten Utara, Klaten Tengah, Bayat, Wedi, Klaten Selatan dan Prambanan. Sementara itu sejak beberapa hari terakhir ini, penataan PKL sudah mulai difokuskan mulai dari Jalan Sulawesi hingga kawasan Masjid Agung Al Aqsha Klaten,”pungkasnya
