PATI – Kabupaten Pati menerima penghargaan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) sebagai kabupaten stop buang air besar sembarangan (BABS)/Open Defecation Free (ODF) dari Kementerian Kesehatan RI. Selain kategori kabupaten stop BABS, Kepala Desa Pekalongan Kecamatan Winong, juga menerima penghargaan sebagai personal penggerak STBM.
Bupati Pati Haryanto menyampaikan, dengan diterimanya penghargaan tersebut, artinya seluruh wilayah di Pati telah terbebas dari perilaku buang air besar sembarangan.
“Capaian ini merupakan hasil upaya pemerintah daerah, desa, puskesmas, dan kecamatan dalam mengampanyekan dan mendukung masyarakat untuk hidup bersih dan sehat,” terangnya saat menerima penghargaan secara virtual, Jumat (13/11/2020).
Ditegaskan, pihaknya bukan semata-mata mengejar penghargaan. Namun, lebih dari itu, pola hidup bersih dan sehat harus benar-benar diterapkan oleh masyarakat.
Kepala Desa Pekalongan Kecamatan Winong, Ukhwatur Roi menyampaikan, dengan diterimanya penghargaan ini, dirinya berharap dapat menambah semangatnya, maupun desa-desa lain terkait masalah STBM.
Dijelaskan, kini Desa Pekalongan telah bebas dari perilaku BABS, memiliki tempat pengolahan limbah cair, tempat pengolahan sampah, serta memenuhi kebutuhan air minum bersih.
“Khusus untuk kriteria bebas dari BABS, di Desa Pekalongan sudah tercapai 100 persen pada 2019. Dari sekitar 900 rumah yang ada di Desa Pekalongan, semuanya sudah memiliki fasilitas MCK (mandi cuci kakus),” jelasnya.
Penulis: Tim Media Center Diskominfo Kab Pati
Editor: Di, Diskominfo Jateng
