SLAWI – Di tengah pandemi virus corona, Pemerintah Kabupaten Tegal menggelar halalbihalal Idulfitri 1441 H secara virtual melalui video conference di ruang rapat Sekda, Selasa (26/5/2020).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tegal Umi Azizah menyampaikan suasana halalbihalal yang dilakukan secara virtual tahun ini, berbeda dengan sebelumnya.
“Ibadah ramadan tahun ini dilakukan dengan penuh keterbatasan, seperti tidak melakukan itikaf di masjid dan segala keterbatasan lainya. Namun demikian, situasi seperti ini tidak boleh melemahkan kita dalam menyelamatkan masyarakat dari wabah Covid-19,” ujarnya.
Umi mengapresiasi kerja keras dan upaya yang telah dilakukan oleh Satuan Gugas dalam Penanganan dan Pencegahan Covid-19 sehingga kasus positif di Kabupaten Tegal menunjukan perkembangan yang stagnan/landai.
Berdasarkan data, dari 16 orang positif Covid-19 di Kabupaten Tegal, 12 orang telah dinyatakan sembuh, tiga orang meninggal dunia dan satu orang masih dalam perawatan.
“Semoga Kabupaten Tegal menjadi zona hijau tanpa pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Apabila kita berhasil mencapainya, itu menunjukan kekompakan, kebersamaan dan kerja keras satuan gugus tugas serta adanya dukungan masyarakat yang membuahkan hasil membanggakan,” ucap bupati.
Di akhir sambutannya, Umi menyampaikan tiga hal penting yang diamanatkan oleh pemerintah pusat dalam penanganan dan pencegahan Covid-19.
“Pertama, bagaimana masyarakat Kabupaten Tegal mampu melaksanakan pencegahan pandemi virus corona. Kedua, bagaimana program jaring pengaman sosial mampu mewujudkan harapan dari masyarakat. Dan ketiga, bagaimana kegiatan ekonomi masyarakat tetap berjalan seperti biasa di tengah pandemi Covid-19. Semoga Tuhan YME meridhoi perjuangan kita dan wabah ini segera berakhir,” tuturnya.
Penulis : Diskominfo Tegal /ew
Editor : dnk/diskominfo jateng
