Di Pekalongan, Menko PMK Serahkan Bantuan Ventilator

01 October 2020
yandip prov jateng
Di Pekalongan, Menko PMK Serahkan Bantuan Ventilator

KOTA PEKALONGAN – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyerahkan bantuan alat kesehatan (alkes) berupa ventilator mobile noninvasif dan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bendan Kota Pekalongan, yang menjadi rumah sakit lini kedua di Kota Pekalongan, Selasa (29/9/2020).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Menko PMK Muhajir Effendy kepada Direktur RSUD Bendan, Junaedi Wibawa, didampingi Wali Kota Pekalongan, M Saelany Machfudz di Lobby RSUD Bendan Kota Pekalongan, Selasa (29/9/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK Muhajir mengatakan, penyerahan bantuan tersebut sebagai upaya mendukung penanganan Covid-19 di Kota Pekalongan. Adapun bantuan alat kesehatan yang diserahkan yakni dua ventilator noninvasif, 3.000 masker, dan 500 APD.

Menurutnya, pemerintah akan terus berupaya menekan jumlah penambahan kasus positif maupun kematian akibat Covid-19. Salah satu upaya yang dilakukan dalam percepatan penanganan Covid-19, dengan menambah jumlah sarana prasarana yang memadai, mulai dari fasilitas RS rujukan seperti penyediaan alat kesehatan (alkes) dan alat pelindung diri (APD), hingga pengadaan rumah isolasi.

“Jumlah ventilator termasuk tempat tidur (bed) untuk ruang isolasi di RSUD Bendan ini masih kurang banyak, hanya tersedia 18 bed, sedangkan yang dirawat ada 22 orang, sehingga harus diupayakan penganggarannya. Ruang tekanan negatif juga masih terbatas, ICU baru ada dua ruangan yang memang masih sangat dibutuhkan dan jauh dari memadai,” terang Muhajir.

Ia menambahkan, atas inisiasi Pemkot Pekalongan dan koordinasi dengan RSUD Bendan, laboratorium alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR) sudah tersedia. Ke depan, lanjutnya, akan disiapkan dua alat untuk menguji spesimen Covid-19, sehingga tidak harus dikirim ke Semarang dan menunggu lama hasilnya.

Muhajir berpesan, agar Pemerintah Kota Pekalongan bersama seluruh masyarakat, berupaya terus menekan angka kasus pasien positif dan kasus mortalitas (kematian) Covid-19 di Kota Pekalongan. Terlebih, kota itu statusnya sudah meningkat menuju zona merah.

Ia bahkan menyebut, angka kasus Covid-19 di Indonesia ini naik karena jumlah pelaksanaan 3T (Tracing, Tracking dan Treatment) juga semakin banyak. Sehingga dari hasilnya pun memungkinkan semakin banyak ditemukan kasus.

Ditambahkan, ada tiga hal yang menjadi instruksi Presiden Jokowi dalam permasalahan Covid-19 ini yakni, menekan jumlah kasus positif, menaikkan jumlah kesembuhan pasien, menurunkan jumlah mortalitas. Pihaknya mengapresiasi beberapa daerah di Indonesia, termasuk Kota Pekalongan, yang sudah menyiapkan tempat tambahan untuk isolasi mandiri Orang Tanpa Gejala (OTG) di Gedung Diklat.

“Dan bagi warga yang mengalami gejala serta harus mendapatkan perawatan, sudah langsung ditangani di rumah sakit, usia lanjut yang sakit juga sudah ditangani di Ruang ICU dan ruang tekanan negatif,” beber Muhajir.

Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz, menyambut baik kunjungan Menko PMK yang telah mendukung penanganan Covid-19 di Kota Pekalongan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dan menyampaikan segala hambatan dan kendala penanganan Covid-19 di Kota Pekalongan, dan langsung direspon positif oleh Menko PMK Muhajir.

“Ini hari yang luar biasa bagi Kota Pekalongan atas kehadiran Menko PMK. Ternyata beliau paham betul dan sangat detail tentang kesehatan, sehingga kekurangan penanganan Covid-19 ini dapat diketahui dan langsung direspon untuk diberikan solusinya,” paparnya.

Saelany juga mengingatkan kepada masyarakat, untuk tetap menaati protokol kesehatan dalam upaya pencegahan Covid-19 di Kota Pekalongan.

“Kita tetap harus memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak. Ini yang harus terus disosialisasikan kepada masyarakat dan harus dipaksa, karena Kota Pekalongan statusnya benar-benar naik,” tandasnya.

Penulis : Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan
Editor : dnk/ul Diskominfo Jateng

Mascot Padhang
Skip to content