Demak – Sebanyak 25 calon relawan demokrasi (Relasi) untuk Pilkada Demak Desember 2020 yang direkrut KPU mendapatkan bimbingan teknis. Mereka diharapkan menjadi mediator KPU dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Komisioner Bidang Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Demak Hastin Atas Asih, menjelaskan, Relasi akan bertugas selama tiga bulan hingga Desember mendatang. Mereka telah melalui sejumlah tahapan seleksi. Seperti wawancara, praktik komputer, dan penulisan berita online, di kantor KPU Kabupaten Demak.
Menurutnya, relawan demokrasi itu bertugas sebagai mediator, yang mendekatkan KPU dengan masyarakat. Khususnya, menyampaikan seluruh informasi mengenai pelaksanaan Pilkada, termasuk tahapannya.
“Mereka bertugas menyosialisasikan pada masyarakat atau menyampaikan informasi tahapan Pilbup Demak kepada masyarakat, terutama pada pemilih,” terang Hastin, saat ditemui di kantornya, Senin (5/10/2020).
Ditambahkan, Tim Relasi juga diharapkan mampu mengedukasi dan memberi solusi terkait pelaksanaan pilkada di Kabupaten Demak. Edukasi artinya memberikan pendidikan memilih kepada masyarakat, misalnya ajakan menolak politik uang, memberikan tips mengenali berita yang valid maupun hoaks.
“Kemudian mampu memberi solusi, artinya memberikan solusi apabila ada permasalahan yang dialami pemilih di lapangan,” lanjutnya.
Harapan kami, kata Hastin, relawan demokrasi sebagai agen sosialisasi, dapat menyampaikan informasi terkait Lemilihan Bupati dan Wakil Bupati Demak kepada publik.
“Salah satu media informasi yang digunakan sebagai penyampai informasi maupun berita adalah media sosial. Berita maupun informasi terkait pelaksanaan pilkada dan yang bersifat mengedukasi masyarakat tersebut, bisa diunggah di media online. Sehingga masyarakat dapat terhindar dari informasi hoaks,” tandasnya.
Penulis : Kominfo Demak
Editor : Ul, Diskominfo Jateng
