BANJARNEGARA – Bertempat di Sasana Bhakti Praja Setda Kabupaten Banjarnegara Senin (26/11) telah dilakukan penyerahan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjarnegara. Penyerahan dilakukan oleh Pada Wakil Bupati Syamsudin selaku Ketua Bulan Dana PMI Banjarnegara kepada Bupati Budhi Sarwono, yang selanjutnya diserahkan kembali kepada PMI yang diwakili oleh Drs. Setiawan M. Hum.
Wakil Bupati Syamsudin selaku Ketua Bulan Dana PMI Banjarnegara dalam laporannya menjelaskan, Bulan Dana (PMI) 2018 yang berlangsung selama empat bulan sejak pencanangan Juli lalu, sampai dengan Oktober 2018 berhasil menggalang dana yang cukup besar, yakni Rp. 820.977.700, naik 10,63 persen atau senilai Rp. 78.876.750 dari tahun 2017 yang sebesar Rp. 742.100.950.
Syamsudin menambahkan, kecuali bulan dana, PMI juga menghimpun sumbangan kemanusiaan yang dilaksanakan apda beberapa unit kerja tertentu sejak Nopember 2017. Hingga Juni 2017 telah terkumpul dana Rp. 63.788.100.
“Unit kerja yang dimaksud antara lain UPPD atau Samsat, Kemenag, Bagian Pembangunan, Polres dan Dinas Kesehatan,” kata Syamsudin, “Perolehan bulan dan dana kemanusiaan tersebut, lanjutnya, masih dikurangi biaya operasional penyelenggaraan bulan dana dan dana kemanusiaan.
“Dari 8 sektor hanya 2 sektor yakni pelayanan jasa dan perbankan yang tidak mencapai target, sedangkan sumbangan tertinggi dari sektor Indagkop dengan realisasi Rp. 18.913.000 dari target Rp. 12.000.000, dengan capaian 157,62 %”, imbuhnya.
Sementara itu Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh masyarakat, ASN, pengusaha, BUMN/BUMD, lingkungan sekolah serta berbagai pihak yang tak dapat disebutkan satu per satu atas kepedulian dan partisipasinya sehingga Bulan Dana PMI 2018 bisa sukses memenuhi target.
“Bulan Dana PMI adalah upaya peningkatan kesetiakawanan sosial masyarakat serta menggalang dana dalam rangka meringankan penderitaan sesama manusia. Ini merupakan amanah dari para penyumbang, maka gunakan sesuai dengan tujuannya dan hindari segala bentuk penyimpangan”, pesannya.
Lebih lanjut bupati juga berpesan, agar PMI selalu mempunyai persediaan darah yang cukup bagi pasien yang membutuhkan dengan peningkatan kualitas darah, dalam arti darah yang dijamin pasien. “Darah harus selalu ada, setiap saat. Kami akan pantau terus. Beberapa waktu lalu saya juga melakukan cek ke PMI sambil berdonor,” katanya.
Penyerahan bulan dana PMI tersebut dihadiri oleh anggota, Forkompinda, kepala OPD/Dinas/Instansi, Ketua TP-PKK, pimpinan BUMD/BUMN dan seluruh pengurus PMI Kabupaten Banjarnegara. (mujipras/dinkominfo_banjarnegara)
