Festival Pendekar Nusantara, Rawat Silat Kuatkan Persaudaraan

28 October 2026
Yandip Prov Jateng (2)
Festival Pendekar Nusantara, Rawat Silat Kuatkan Persaudaraan

SRAGEN – Perpaduan seni bela diri dan budaya, mewarnai puncak Festival Pendekar Nusantara 2026, di halaman Kantor Pemda Terpadu Kabupaten Sragen, Minggu malam (25/10/2026). Festival perdana yang digelar sejak 23 hingga 25 Oktober 2026 itu menjadi upaya menjaga kelestarian pencak silat sekaligus mempererat persaudaraan antarperguruan.

Bupati Sragen Sigit Pamungkas mengatakan, festival itu menjadi ikhtiar melestarikan tradisi pencak silat. Menurutnya, Sragen memiliki potensi besar dalam pelestarian bela diri tradisional, dengan 17 perguruan silat yang aktif, dan hampir 100.000 orang warga yang setidaknya pernah mengikuti latihan silat.

“Ada banyak perguruan silat yang eksis dan melahirkan para pendekar. Melalui kegiatan ini, kita ingin menjaga tradisi, sekaligus menjalin persaudaraan antarperguruan untuk bersama-sama membangun Sragen,” ujar Sigit.

Dia berharap, festival itu tidak berhenti sebagai agenda pertunjukan semata, tetapi berkembang menjadi ruang pertemuan dan kolaborasi antarperguruan silat. Semangat yang terbangun diharapkan terus terjaga setelah festival usai, sehingga pencak silat semakin berkembang sebagai warisan budaya yang membanggakan, wadah pembinaan generasi muda, dan bagian dari penguatan persatuan masyarakat Sragen.

Beragam penampilan mengisi malam puncak, mulai dari pertunjukan silat seni, drama teatrikal silat kolosal Pendekar, musik etnik, hingga Awarding Festival Silat Seni. Penghargaan diserahkan kepada 17 perguruan silat sebagai apresiasi atas partisipasi dan kontribusi mereka, dalam menyukseskan festival serta melestarikan pencak silat di Sragen.

Panggung malam puncak turut diramaikan bintang tamu spesial Master Limbad. Aksi mencekam memakan paku dalam jumlah banyak, menjadi sajian yang mengundang decak kagum penonton.

Penulis : Henik/Yuli_DiskominfoSragen
Editor : Ul, Diskomdigi Jateng

Skip to content