KEBUMEN – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kebumen menyerahkan bantuan berupa 14 (empatbelas) tangki penampung air (toren) kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Selasa (16/04) di Kantor BPBD Jalan Arungbinang. Penyerahan dilakukan oleh Ketua PGRI Kabupaten Kebumen Tukijan, S.Pd kepada Kepala Pelaksana BPBD Kebumen Drs. Eko Widiyanto.
Dalam pidato penyerahannya Tukijan mengatakan, sebagai organisasi profesi yang turut memperjuangkan kemajuan dunia pendidikan, PGRI juga tidak mengesampingkan fungsi sosial lainnya. Menurut tokoh pendidik asal Kecamatan Puring ini, PGRI selalu peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Dikatakannya, bantuan berupa tangki penampung air ini diharapkan akan dapat memudahkan tugas sosial-kemanusiaan BPBD Kebumen saat kekeringan air melanda. “Sekalipun kami memberikan bantuan, namun kami berharap bantuan berupa tangki penampung air tersebut tidak sampai digunakan,” ujarnya. “Karena kami tidak berharap, kekeringan terjadi di Kebumen,” sambung Tukijan.
Kepala Pelaksana BPBD Kebumen Eko Widiyanto dalam pidato balasannya mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih atas kepedulian dari para guru di Kabupaten Kebumen yang tergabung dalam wadah PGRI Kebumen. Eko berharap, bantuan dan kerjasama dengan PGRI Kebumen bisa lebih ditingkatkan lagi. Menurut Eko, dengan ilmu mendidik yang dimilikinya, guru/PGRI dapat ikut mengambil peran ketika bencana menimpa. Eko menambahkan, di tempat pengungsian, sebenarnya peran pendidik sangat dibutuhkan. “Korban, terutama anak-anak di pengungsian membutuhkan sentuhan psikologis untuk menghapus trauma yang melekat pada mereka pasca bencana. Dan peran itu hanya bisa dilakukan oleh Guru, ” papar Eko.
Tangki penampung air bantuan yang diserahkan PGRI Kabupaten kepada BPBD Kabupaten Kebumen berjumlah 14 buah, terdiri 10 tangki berkapasitas 1000 liter dan 4 tangki dengan kapasitas 2000 liter.
