MUNGKID – Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melakukan pentasarufan dana kepada para mustahik. Pentasarufan dilakukan Bupati Magelang Zaenal Arifin di Rumah Dinas Bupati Magelang, Senin (19/4/2021).
Bupati Zaenal Arifin mengatakan, perhatian dan kepedulian sosial kepada warga negara yang perlu mendapat bantuan, bukan hanya menjadi kewajiban pemerintah dalam rangka melaksanakan amanat Undang-Undang Dasar 1945. Namun juga menjadi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat, termasuk salah satunya adalah kepedulian dari Baznas Kabupaten Magelang.
Menurutnya, pentasarufan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan sebuah bentuk tanggung jawab sosial atas komitmen dan kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang melalui Baznas, dalam rangka meringankan beban warga masyarakat akibat pandemi Covid-19, sekaligus sebagai upaya peningkatan kesejahteraan warga masyarakat. Hal tersebut juga selaras dengan program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Magelang, yang menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah tersebut.
“Saya selaku pribadi dan atas nama masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Magelang menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga masyarakat yang telah menyalurkan zakatnya melalui Baznas Kabupaten Magelang,” ujarnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Baznas Kabupaten Magelang, KH Kholid As’Adi menjelaskan, bantuan yang diserahkan di antaranya alat komunikasi dan alat dapur umum untuk lima posko erupsi Merapi sejumlah Rp50 juta, sebanyak 1.033 paket sembako untuk masyarakat terdampak erupsi Merapi senilai Rp153.965.000, serta bantuan pendidikan untuk 630 anak sejumlah Rp315 juta.
Kemudian pentasarufan santunan fakir miskin di bulan Ramadan 1442 H untuk 2.200 orang sejumlah Rp440 juta, bantuan untuk 22 masjid sejumlah Rp33 juta, serta pentasarufan untuk enam lokasi rumah tidak layak huni Rp42,5 juta.
Kholid As’Adi mengatakan, pihaknya mentasarufkan dana sebesar Rp1,034 miliar dengan harapan bisa mengurangi kesenjangan sosial dan membantu fakir miskin, yatim piatu, dan juga anak-anak siswa berprestasi.
“Bantuan ini juga diberikan kepada warga masyarakat Kabupaten Magelang yang sedang dirawat di rumah sakit, untuk biaya kesehatan, atau pun untuk modal usaha bagi para mustahik. Ini kita laksanakan sesuai dengan program Baznas Kabupaten Magelang di antaranya Magelang Berdikari, Magelang Sehat, Magelang Beriman, dan program-program lainnya,” jelasnya.
Penulis: KontributorKabMgl
Editor: WH/DiskominfoJtg
