PELEPASAN KKL MAHASISWA STIMIK AMIKOM PURWOKERTO

05 September 2017
dev_yandip prov jateng
PELEPASAN KKL MAHASISWA STIMIK AMIKOM PURWOKERTO

PURWOKERTO – Bupati Banyumas Ir. H Achmad Husein melepas Kuliah Kerja Lapangan (KKL) STIMIK AMIKOM Purwokerto, Senin (4/9) di Pendopo Si Panji Kabupaten Banyumas.

Ketua STIMIK AMIKOM Dr. Berlilana, S.Kom M.Si dalam laporannya mengatakan, KKL akan dilaksanakan selama 2 minggu dan diikuit oleh 264 mahasiswa  yang akan ditempatkan di Kecamatan Tambak dan Sumpiuh dengan perincian 142 mashasiswa ditempatkan di 14 Desa di Kecamatan Sumpiuh dan 122 mahasiswa akan ditempatkan di 13  Desa di Kecamatan Tambak.

“Masing-masing desa 10 Mahasiswa dan 4 mahasiswa sebagai Koordinator Kecamatan masing-masing kecamatan 2 mahasiswa,” kata Berlilana

Adapun sasaran khusus KKL adalah para aparat Desa untuk diberikan  pelatihan pengelolaan IT untuk mempermudah mengakses informasi dan memberikan informasi dan kemudahan pelayanan kepada publik juga untuk penyimpanan data desa setempat,

“Sasaran khusus adalah membantu dan memberikan pelatihan kepada Perangkat Desa untuk mengoperasionalkan Komputer dan IT dan sasaran umumnya kalau diminta juga tidak menutup kemungkinan untuk pelatihan lembaga-lembaga desa lainnya” imbuhnya

Berlilana juga mengatakan tujuan KKL ini adalah untuk turut serta membangun Banyumas walaupun dalam bentuk sumbangsih yang kecil

“Walaupun yang dilakukan mahasiswa kami hanya sedikit kontribusi yaitu di bidang IT namun berharap dapat bermanfaat untuk turut serta membangun Banyumas” imbuhnya.

Bupati Ir Achmad Husein dalam sambutannya mengatakan, pentingnya teknologi komputer dan IT dalam kehidupan saat ini menuntut setiap orang untuk bisa  dan tahu serta dapat mengoprasionalkannya sehingga dibutuhkan pelatihan-pelatihan, dan kehadiran mashasiswa AMIKOM pada kegiatan KKL di desa sangatlah tepat.

“Apabila memungkinakan buatlah program yang dapat membantu untuk pelayanan masyarakat. Jadi dapat diketahui suatu pelayanan akan membutuhkan waktu berapa lama, persyaratan apa saja yang harus dibutuhkan sehingga masyarakat tidak perlu muter-muter, dan tolong catat semua permasalahan,” kata Bupati

Bupati berjanji akan menerima laporan dari peserta KKL diakhir kegiatan nanti, hal itu demi terwujudnya pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.Bupati juga berpesan semua mahasiswa bangga dengan diri sendiri, karena punya kecakapan sehingga patut dibaggakan dan dihormati.

“Beri pelatihan para perangkat desa dan masyarakat dengan sepenuh hati dan kesabaran, jaga nama baik almamater serta jangan sampai meninggalkan jejak buruk”, pesannya.

Parsito

Skip to content