Plt Bupati Pati Minta PPL Memperketat Pengawasan Bantuan Alsintan

23 October 2026
Yandip Jateng Prov (3)
Plt Bupati Pati Minta PPL Memperketat Pengawasan Bantuan Alsintan

PATI – Untuk memastikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) terpelihara serta dimanfaatkan sesuai peruntukannya, penyuluh pertanian lapangan (PPL) diminta untuk memperketat pengawasan seluruh bantuan alsintan pada 2025 dan 2026.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, saat menyerahkan bantuan 32 unit alsintan kepada kelompok tani Kabupaten Pati, di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) setempat, Kamis (22/10/2026). Menurutnya, langkah tersebut dapat dilakukan dengan mendata lokasi keberadaan setiap alat, memeriksa kondisinya, serta melengkapi hasil pemeriksaan dengan dokumentasi foto dan video.

“Alat-alat pertanian ini juga uang dari negara, uang dari rakyat. Karena itu, saya minta seluruh bantuan diinventarisasi dan dicek kondisinya. Jika ditemukan alat yang rusak, saya minta dievaluasi dan ditarik sementara untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tegas Chandra.

Selain pengawasan bantuan, Chandra menyoroti potensi kelapa kopyor sebagai sumber pendapatan daerah. Ia mengapresiasi inovasi kultur embrio kelapa kopyor yang dikembangkan Dinas Pertanian Kabupaten Pati. Menurutnya, potensi tersebut perlu terus dikembangkan agar memberikan nilai ekonomi bagi daerah dan petani.

Terkain bantuan 32 unit alsintan, Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo menyampaikan, bantuan tersebut terdiri dari delapan unit traktor roda empat merek Maxxi, empat unit traktor roda dua merek Quick Zeva, tujuh unit mesin tanam padi (rice transplanter), dan 13 unit pompa air.

“Bantuan ini untuk mendukung petani di Pati, agar biaya operasional bisa lebih ringan. Karena itu, manfaatkan sesuai peruntukan dan rawat dengan baik,” kata Firman.

Firman mengingatkan, alsintan harus digunakan sesuai peruntukan untuk mendukung pertanian di Kabupaten Pati. Kelompok penerima tidak boleh mengalihkan pemanfaatan bantuan ke wilayah lain di luar ketentuan. Menurutnya, bantuan harus benar-benar memberikan manfaat kepada petani yang membutuhkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Ratri Wijayanto berharap, bantuan alsintan mampu meningkatkan produktivitas dan hasil panen. Penggunaan alat juga ditujukan untuk menghemat waktu dan tenaga kerja, serta menekan biaya produksi. Sedangkan modernisasi pertanian diharapkan turut memperkuat ketahanan pangan dan menarik minat generasi muda.

“Dengan bantuan ini, kami berharap produktivitas pertanian meningkat dan biaya produksi petani dapat ditekan,” kata Ratri.

Penulis: Kontributor Kab Pati
Editor: Di, Diskomdigi Jateng

Skip to content