DEMAK – Ratusan warga Desa Tedunan, Kecamatan Wedung, menyerbu halaman balai desa setempat untuk memanfaatkan layanan jemput bola program inovasi Demang Ngantor Deso, dari Pemerintah Kabupaten Demak, Selasa (20/10/2026). Melalui program tersebut, masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota, karena seluruh pengurusan dokumen kependudukan, BPJS, kartu kuning, hingga cek kesehatan gratis dihadirkan langsung di tengah pemukiman warga secara cepat dan tanpa biaya.
Warga Desa Tedunan, Rosidatun Nikmah (47), mengaku terbantu dengan adanya program Demang Ngantor Deso. Menurutnya, layanan yang dihadirkan mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan, tanpa harus menempuh proses yang memakan waktu lama.
“Hari ini saya mau memperbaiki kartu keluarga (KK), karena ada kesalahan penulisan. Alhamdulillah, prosesnya cepat dan gratis,” ungkapnya.
Bupati Demak, Eisti’anah menyampaikan, program Demang Ngantor Deso telah memasuki pelaksanaan keempat. Ia berharap, program jemput bola tersebut dapat semakin mengoptimalkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap, masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan semaksimal mungkin sesuai dengan kebutuhan dan layanan yang tersedia,” ujar Eisti’anah.
Pada kesempatan itu, bupati mengajak para kepala desa se-Kecamatan Wedung untuk turut menyosialisasikan program perlindungan sosial (Perlinsos) kepada masyarakat, khususnya terkait pemutakhiran data terpadu kesejahteraan sosial bagi penerima bantuan program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan nontunai (BPNT).
Penulis: red-kmf/ist
Editor: Di/Ul, Diskomdigi Jateng



