
DEMAK – Senin (14/8) bertempat di Pendopo Kabupaten, Bupati Demak HM.Natsir melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman/MoU dengan Rektor Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS), Dr.Muhdi, SH. M.Hum terkait Kerjasama Pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kabupaten Demak yang dilanjutkan dengan Seminar Pengembangan Profesi Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat kerjasama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan sumber daya manusia (SDM). Jajaran Pemerintah Kabupaten Demak sangat merespon positif kesepakatan kerjasama dengan universitas, khususnya Universitas PGRI Semarang. Mengingat di masa mendatang, tantangan dan permasalahan yang dihadapi akan semakin kompleks. Sehingga harus ada peningkatan SDM dan teknologi untuk menyelesaikan persoalan tersebut. “Jika memang bermanfaat dan bagus untuk masyarakat, kami tentu sangat menyambut baik kerjasama ini,” kata Bupati.
Bupati menambahkan bahwa PGRI berperan maksimal, dinamis, dan prospektif di bidang pendidikan. Sistem dan praktek pendidikan yang berkualitas hanya akan lahir apabila terdapat guru yang profesional didalamnya, serta memiliki kompetensi. Guru berperan besar dalam pembangunan manusia yang cerdas dan bermartabat. Sudah menjadi kewajiban semua pihak, khususnya insan pendidikan, untuk peduli dan berperan aktif dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Demak. Terlebih PGRI sebagai payungnya para guru, hendaknya dapat lebih menunjukkan kegiatan yang nyata manfaatnya demi mewujudkan insan-insan masa depan yang berprestasi, berkompeten, berkualitas, cerdas, kreatif serta inovatif.
“Menyiapkan sumber daya manusia yang kompetitif memang bukan pekerjaan mudah yang dapat dilakukan secara instant. Akan tetapi, apabila pendidik mampu membekali siswa dengan pengetahuan serta keterampilan yang memadai, maka siswa akan memiliki rasa percaya diri serta motivasi yang tinggi untuk mengembangkan diri secara optimal sehingga mampu bersaing secara global,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Dr. Muhdi, SH, M.Hum mengatakan bahwa bentuk kerjasama Pemerintah Kabupaten Demak dengan UPGRIS tidak hanya pada aspek pendidikan tetapi juga dalam aspek penelitian. Di bidang penelitian, UPGRIS telah menciptakan genset tenaga surya sehingga penggunaan listrik sangat bisa diminimalisir. “Di bidang pendidikan UPGRIS memberikan perlakuan khusus kepada para pendidik yang ingin meningkatkan kualifikasi pendidikannya ke S-1 atau S-2, yaitu berupa pembiayaan yang fleksibel,” lanjutnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua YPLP Perguruan Tinggi PGRI Semarang, DR.Sudarto, MA dan seratus peserta seminar dari unsur PGRI kecamatan serta kabupaten. *(Humas Demak)
