Para penumpang bus rombongan wisata SMPN 1 Pulokulon yang menjadi korban kecelakaan maut di tol Kanci-Pejagan mendapat santunan dari PT Jasa Raharja, Selasa (2/10/2018). Penyerahan santunan pada keluarga korban kecelakaan dilakukan Bupati Grobogan Sri Sumarni didampingi Kabid Pelayanan PT Jasa Raharja Semarang Muharto, Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Amin Hidayat. Selain dari Jasa Rahaja, Bupati juga menyerahkan santunan dari Pemkab Grobgan. Santunan ini diterima langsung oleh ayah empat korban kecelakaan yang semuanya adalah siswa SMPN 1 Pulokulon. Penyerahan santunan yang dilangsungkan di kantor Kecamatan Pulokulon dihadiri jajaran Muspika setempat.
Menurut Muharto, santunan diberikan pada empat ahli waris korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Masing-masing korban meninggal dapat satunan sebesar Rp 50 juta. “Seluruh korban terjamin Jasa Raharja dalam lingkup UU No. 34 Tahun 1964. Santunan yang diberikan senilai Rp 50 juta untuk korban meninggal dunia. Santunan sudah kita transfer ke rekening ahli waris masing-masing,” jelasnya. Pihak Jasa Raharja juga juga sudah menerbitkan santunan berupa surat jaminan ke RS Plumbon Cirebon. Hal itu dilakukan karena sampai saat ini, masih ada beberapa korban yang menjalani perawatan medis di rumah sakit tersebut. Santunan untuk biaya perawatan korban luka-luka nilai maksimalnya Rp 20 juta.
Kecelakaan yang menimpa rombongan wisata SMPN 1 Pulokulon mendapat perhatian serius dari Bupati. Bahkan, ia sudah menyiapkan rencana penjemputan terhadap korban kecelakaan yang saat ini masih dirawat inap di RS Plumbon, Cirebon. “Laporan terakhir yang saya terima, masih ada korban kecelakaan yang dirawat di Cirebon sampai hari ini. Terkait kondisi ini, pemkab akan berupaya untuk menjemput para korban supaya bisa dirawat di RSUD Purwodadi,” katanya. Bupati meminta agar pihak Dinas Pendidikan Grobogan berkoordinasi dengan instansi terkait. Antara lain, dengan dinas kesehatan, RSUD Purwodadi dan kepolisian.“Kalau kondisinya korban diizinkan oleh dokter sana untuk dirujuk maka segera kita jemput saja. Nanti disiapkan kebutuhan yang diperlukan, termasuk berapa banyak ambulans yang diperlukan. Dari pihak keluarga korban nanti kita fasilitasi juga untuk ikut menjemput ke Cirebon. Nanti, pemkab yang akan menanggung biayanya,” ungkapnya.( Kontributor : Kadarwati/Kominfo Grobogan )
