26.605 Keluarga Terima Bansos Tunai

12 May 2020
yandip prov jateng

WONOSOBO – Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial RI mulai disalurkan kepada warga Kabupaten Wonosobo. Tak kurang dari 26.605 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BST sudah bisa mencairkan dana tersebut di Kantor Pos setempat, dan sejumlah bank milik negara yang terhimpun dalam Himbara, sejak Sabtu (9/5/2020).

Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Wonosobo, Retno Eko Syafariati, ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (10/5/2020) membenarkan kabar gembira tersebut. Ia mengakui, pendataan terhadap keluarga miskin penerima manfaat BST masih terus dilakukan.

“Data terkait jumlah keluarga penerima manfaat BST masih dinamis, karena sampai saat ini kami masih terus berupaya melakukan pemutakhiran agar benar-benar valid. Sehingga bantuan sebesar Rp600 ribu per KK tepat sasaran,” tuturnya.

Penyaluran bantuan tunai melalui Kantor Pos, disebut Retno, bisa diakses warga penerima manfaat sampai 17 Mei mendatang. Sementara untuk pencairan melalui Himbara, masih dalam proses di masing-masing bank.

“Untuk pembagian distribusi dana bantuan, PT Pos mendapat alokasi ke 15.259 (keluarga) ditambah 6.414 keluarga, dan Himbara sejumlah 4.932 keluarga penerima manfaat, sehingga total yang akan menerima untuk sementara ini adalah 26.605 KK,” bebernya.

Selain BST dari anggaran belanja pemerintah pusat, warga miskin dalam berbagai kategori juga masih dibantu melalui beberapa program, seperti Jaring Pengaman Sosial (JPS) Provinsi Jawa Tengah, JPS Kabupaten, Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), BPNT Perluasan, Program Keluarga Harapan (PKH), dan PKH Perluasan.

Menurut Retno, realisasi JPS Kabupaten masih menunggu selesainya pendataan by name by address (BNBA) dari pemerintah pusat. Sehingga sampai saat ini belum dapat dicairkan.

“Penerima manfaat dari berbagai jenis bansos itu tidak boleh tumpang tindih, karena setiap keluarga hanya diperbolehkan menerima satu jenis manfaat saja,” tegasnya.

Karena itulah, kata Retno, pemerintah daerah sangat hati-hati dalam pendataan, agar tidak sampai muncul duplikasi data yang berpotensi menimbulkan kesalahan administrative, dan berimbas munculnya konsekuensi hukum.

“Khusus JPS Provinsi, pendataan sudah selesai. Namun untuk waktu pembagian juga belum kami ketahui,” lanjutnya.

Jumlah calon penerima JPS Provinsi, menurut Retno mencapai 24.575 keluarga. Pemerintah juga memiliki program bantuan khusus bagi warga terdampak Covid-19, dengan syarat mereka belum menerima bantuan lain seperti disebutkan di atas.

Penulis: Dn/Diskominfo Wonosobo
Editor: Tn/Ul/Diskominfo Jateng

Skip to content