Produksi Padi Jepara Ditarget Naik 1-2 Persen

12 January 2021
yandip prov jateng
Produksi Padi Jepara Ditarget Naik 1-2 Persen

JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara mendukung langkah pemerintah pusat dalam program pembangunan sektor pertanian. Di antaranya, meningkatkan produksi dan mengurangi impor pangan.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jepara Diyar Susanto menyampaikan, peningkatan produktivitas tanaman pangan akan menjadi fokus perhatian Pemkab Jepara. Hal tersebut bertujuan untuk memenuhi target ketahanan pangan dan gizi nasional, di samping mewujudkan kesejahteraan bagi petani.

“Kami siap mendukung target-target pertanian pusat. Terutama untuk capaian produksi pagan yang menjadi target dari pusat untuk Jepara ini,” terangnya usai mengikuti rapat kerja nasional (rakernas) secara virtual di ruang kerja bupati, Senin (11/1/2021).

Kabid Ketahanan Pangan DKPP Kabupaten Jepara Sujima menambahkan, pembangunan akan dilakukan dengan intensifikasi lahan pertanian, atau mengoptimalkan pemanfaatkan lahan yang ada untuk meningkatkan indeks pertanaman.

Pengoptimalan itu, lanjutnya, dilakukan dengan penerapan teknologi. Di antaranya, seperti pemberian bibit unggul, hingga penggunaan alat mesin pertanian. Pihaknya pun turut ditargetkan untuk meningkatkan produksi padi pada tahun ini, sekitar satu sampai dua persen.

Diaku Sujima, target tersebut dipicu oleh rendahnya produksi padi per satuan luas lahan.

“Kita rata-rata masih rendah, 5,4 ton per hektare. Meskipun di lapangan juga ada yang mencapai tujuh hingga delapan ton per hektare. Itu yang bisa kita tingkatkan,” akunya.

Seperti yang disampaikan Presiden, Joko Widodo sebelumnya, yang menekankan, pembangunan pertanian tidak lagi bisa dilakukan dengan cara yang konvensional dan hanya bersifat rutinitas. Melainkan, memerlukan terobosan dan inovasi. Karenanya, dia meminta persoalan produksi dapat segera terselesaikan, sehingga Indonesia tidak lagi harus mengimpor sejumlah komoditas pangan.

Penulis: DiskominfoJepara/AP
Editor: Di, Diskominfo Jateng

Skip to content