Hari Terakhir Masa Tenang, Maksimalkan Pembersihan APK

17 April 2019
yandip prov jateng
Hari Terakhir Masa Tenang, Maksimalkan Pembersihan APK

Kota Pekalongan – Pada hari terakhir masa tenang jelang Pemilu 2019, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekalongan bersama tim gabungan dari instansi terkait  terus memaksimalkan pembersihan alat peraga kampanye (APK) pada masa tenang Pemilu 2019 di Kota Pekalongan, Selasa (16/4/2019). Spanduk hingga baliho para kontestan Pileg dan Pilpres 2019 yang menempel di pohon hingga tiang listrik dicopot.

Kepala Satpol PP Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso (SBS) menyampaikan Satpol PP bersama jajaran Pemkot lain dan instansi terkait yang masuk dalam tim gabungan pembersihan APK telah melakukan giat pembersihan APK sejak Minggu (14/4/2019) dini hari. “Dari Bawaslu waktu itu meminta bantuan ke Pemerintah Kota Pekalongan melalui Satpol PP untuk membersihkan APK saat masa tenang pemilu. Kegiatan telah dimulai di hari pertama, Minggu dini hari yang dimulai dari pukul 00.00, prioritas tempat mana saja, jalur mana saja sepenuhnya kami mengikuti instruksi Bawaslu, kami membantu operasional teknis, sarana dan prasarana serta personel dengan koordinasi dengan instansi terkait Dishub, DLH, DPUPR, TNI dan POLRI, serta Kesbangpol,” ucap SBS.

Dituturkan SBS, kegiatan ini dalam bentuk sinergitas antar instansi sebagai bentuk dukungan penyelenggaraan pemilu yang damai dan lancar. “Secara regulasi yang berwenang dan bertanggungjawab melakukan pembersihan APK selama masa tenang yaitu penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan Bawaslu. Sedangkan Satpol sendiri dalam bentuk mendukung KPU dAn BAwaslu untuk lebih mengefektifkan upaya pembersihan APK. Satpol PP mensupport teknis pelaksanaannya,” tutur SBS.

SBS menambahkan pembersihan APK yang telah dilakukan telah mencapai 80%. Pagi ini, pihaknya kembali menyisir sisa lokasi APK yang belum diturunkan dan memastikan bahwa pada H-1 pemungutan suara, seluruh APK telah dicopot. “Sampai kemarin berdasarkan tim yang memantau di lapangan sudah 80% APK yang telah kami copot, namun keterangan yang kami dapat dari Bawaslu masih ada beberapa APK yang belum dibersihkan khususnya di Kecamatan Selatan. Sehingga kegiatan hari ini yang semula dijadwalkan pada sore hari, kami ajukan di pagi hari untuk melanjutkan kegiatan pembersihan APK,” sambung SBS

Lebih lanjut, SBS menjelaskan personel gabungan tersebut dibagi dalam empat kelompok untuk menyisir empat kecamatan yang ada di Kota Pekalongan. Disamping itu, ada tim dari Panwascam di tiap kecamatan yang telah berkoordinasi dengan trantib kecamatan untuk membantu kegiatan pembersihan APK tersebut. Terkait dengan pengamanan saat hari pencoblosan, SBS mengaku telah menyiapkan beberapa personel agar pemilu dapat berjalan dengan lancar, aman, dan damai.

“Pengamanan secara umum dalam hal penjagaan TPS dan pendistribusian Logistik di kelurahan-kelurahan. Kami telah mensiagakan para LINMAS setiap kelurahan 10 orang selama 7 hari, dan di kecamatan 30 orang selama 10 hari untuk mendukung suksesnya pemilu di Kota Pekalongan agar berjalan lancar, aman dan damai,” pungkas SBS.

Skip to content