Masyarakat dan Perangkat Desa Didorong Sosialisasikan Perlinsos Digital

20 October 2026
Yandip Prov Jateng (2)
Masyarakat dan Perangkat Desa Didorong Sosialisasikan Perlinsos Digital

SRAGEN – Masyarakat yang memiliki kemampuan teknologi informasi, diminta turut membantu warga yang mengalami keterbatasan akses digital, untuk mengakses layanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital.

Hal itu ditekankan Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sragen, Heru Prasetyo, saat Dialog Sosialisasi Perlinsos Digital dengan perangkat Desa Bumiaji, Gondang, Glonggong, dan Tunggul, Kecamatan Gondang, Senin (19/10/2026).

Menurutnya, layanan Perlinsos Digital untuk mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, transparan, dan inklusif. Dengan peran masyarakat, diharapkan dapat memperluas jangkauan sosialisasi, dan membantu warga mengakses layanan perlindungan sosial.

“Kami mengimbau masyarakat yang mampu memanfaatkan teknologi informasi agar bersedia menjadi agen aktif dan membantu warga di sekitarnya, yang mengalami keterbatasan,” kata Heru.

Wakil Bupati Sragen, Suroto, mengatakan, pertemuan itu menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman perangkat desa sekaligus menggali persoalan di lapangan, mulai dari ketimpangan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan hingga kendala penyaluran bantuan sosial.

Menurut Suroto, sosialisasi Perlinsos Digital perlu melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, aparatur sipil negara (ASN), perangkat desa, RT/RW, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga karang taruna. Keterlibatan mereka penting untuk memperluas pemahaman dan membantu memastikan masyarakat yang berhak memperoleh perlindungan sosial tidak terlewatkan.

“Harapan kami, Perlinsos Digital dapat menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat, melalui bantuan yang adil dan tepat sasaran. Pemerintah desa sebagai garda terdepan harus ikut memperjuangkan hak masyarakat yang tertinggal,” ujar Suroto.

Kepala Desa Tunggul, Suntoro, menyambut dialog tersebut sebagai kesempatan bagi pemerintah desa, untuk menyampaikan persoalan warga dan mencari solusi bersama. Dia berharap, Perlinsos Digital dapat membantu desa mengidentifikasi masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial, sehingga warga yang selama ini belum terjangkau bisa memperoleh akses bantuan sesuai ketentuan.

“Melalui agen Perlinsos Digital, masyarakat dapat berperan aktif mengusulkan warga di sekitarnya yang membutuhkan dan berhak menerima bantuan. Harapannya, warga yang selama ini tertinggal bisa lebih terjangkau,” ujarnya.

Penulis: Henik_DiskominfoSragen
Editor : Ul, Diskomdigi Jateng

Skip to content