PATI – Pembangunan Kabupaten Pati tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, saat menghadiri In House Training Sekolah Berintegritas dan Peresmian Laboratorium Sekolah Berintegritas, di Aula SMAN 1 Pati, Jumat (31/7/2026).
“Pembangunan infrastruktur memang penting. Namun, modal utama kemajuan daerah adalah sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang jujur, disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab,” kata Chandra.
Dia menilai, dunia pendidikan merupakan benteng utama dalam membangun integritas sejak dini. Karena itu, keberadaan laboratorium sekolah berintegritas di SMAN 1 Pati dinilai menjadi langkah nyata untuk menanamkan nilai kejujuran, keberanian, kedisiplinan, dan kemandirian kepada para peserta didik.
“Di tengah perkembangan teknologi, termasuk artificial intelligence, kemampuan akademik saja tidak cukup. Anak-anak kita harus memiliki integritas, agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan tidak kehilangan karakter,” ujarnya.
Sebagai bentuk penguatan ekosistem pendidikan berintegritas, Chandra menginstruksikan, agar program outing class bagi siswa, khususnya SMP kelas IX, diarahkan ke SMAN 1 Pati. Program tersebut diharapkan menjadi media belajar, sekaligus meneladani praktik penerapan sekolah berintegritas, yang telah dikembangkan.
“Saya ingin sekolah ini menjadi inspirasi. Siswa-siswa dari sekolah lain perlu datang, melihat langsung, dan belajar bagaimana budaya integritas dibangun, dalam lingkungan pendidikan,” ungkapnya.
Selain penguatan karakter, Chandra juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, melalui dukungan pendidikan. Salah satunya, dengan menyiapkan program beasiswa bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu yang masuk kategori desil 1 sampai desil 4, mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA/sederajat.
“Jangan sampai ada anak Pati yang kehilangan kesempatan mengenyam Pendidikan, hanya karena keterbatasan ekonomi. Pemerintah daerah akan terus hadir untuk memastikan akses pendidikan yang lebih merata,” tegasnya.
Penulis: Kontributor Kab Pati
Editor: Di, Diskomdigi Jateng



