Publikasi Informasi Kebencanaan, Batang Libatkan Pegiat Media Sosial

01 October 2025
Yandip Prov Jateng (1)

BATANG – Para pegiat media sosial di Kabupaten Batang didorong untuk turut mempublikasikan tentang informasi kebencanaan, di wilayah tersebut. Jenis informasi yang disampaikan tidak hanya berita tentang bencana, tetapi juga edukasi bagi masyarakat tentang mitigasi bencana.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang, Riza Zakiyah, meyakini peran media sosial dan radio sangat potensial karena mempercepat dalam penanggulangan kebencanaan.

“Teman-teman media sosial bisa berkoordinasi dengan kami apabila terjadi suatu peristiwa kebencanaan, misalnya pohon tumbang, banjir dan lainnya. Selain itu, di masa prabencana mereka juga bisa mengedukasi warganet dalam mitigasi kebencanaan, sehingga memahami tindakan yang harus dilakukan,” tegasnya, pada acara penandatanganan kerja sama antara Pemkab Batang dengan pegiat media sosial, di Hotel Sendang Sari, Kabupaten Batang, Selasa (30/9/2025).

Ditambahkan, warganet yang intens mengikuti informasi yang disampaikan oleh media sosial, akan teredukasi.

“Mereka akan jadi sukarelawan dalam mengedukasi masyarakat,” ujarnya.

Manajer Radio M FM, Hendri Prayoga menyambut baik kerja sama yang dijalin tersebut karena memperkuat sinergi yang telah dibangun dalam menginformasikan segala peristiwa kebencanaan.

“Selama ini ketika ada bencana, kami selalu menginformasikan kepada pendengar tentang tempat mana saja yang terdampak, maupun berpotensi memunculkan bencana,” terangnya.

Menurut Hendri, Radio M FM memiliki daya pancar di area Batang, Pekalongan, Pemalang serta menggunakan metode live streaming (siaran langsung melalui internet), sehingga yang jangkauannya ebih luas.

“Tidak hanya itu, kami juga memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan informasi, sehingga para penyiar bisa langsung berinteraksi dengan pendengar secara online,” tegasnya.

Senada, Admin Info Batang, Bachtiar Rifai berharap, kolaborasi antara pegiat media sosial dengan pemerintah akan berdampak positif bagi warganet, terutama dalam rangka edukasi seputar kebencanaan. Pihaknya siap mengunggah berbagai informasi, termasuk mitigasi maupun langkah preventif kebencaan, di akun media sosialnya.

“Warganet pun sering mengabarkan situasi di sekitar mereka, sehingga informasi disampaikan secara dua arah, satu sama lain saling terkait. Misalnya, (hal) yang sering diinfokan ada angin puting beliung, pohon tumbang, sungai meluap. Itu diinfokan kepada 140 ribu pengikut,” tandasnya.

Penulis: Heri, Kontributor Batang
Editor: Tn, Diskominfo Jateng

Skip to content