Waspadai, HP pun Mesti Sering Dibersihkan

05 March 2020
Bidang KPM
Waspadai, HP pun Mesti Sering Dibersihkan
BREBES – Kesempatan bertemu dengan kader maupun pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Brebes, dan sekitarnya, saat Sosialisasi Kepatuhan Pajak Kendaraan, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Brebes, Kamis (5/3/202), tak disia-siakan Ketua TP PKK Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo. Sejumlah pesan disampaikan khususnya dalam menyikapi merebaknya virus Corona (Covid-19).
Di hadapan ratusan kader, Atikoh mengingatkan peran PKK dalam mengedukasi masyarakat. Jangan sampai warga Jateng justru ikut-ikutan panik. Apalagi, jauh sebelum virus Corona menyebar, para kader sudah dibekali pengetahuan mengenai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) salah satunya dengan membiasakan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS).
Ditambahkan, cuci tangan pakai sabun (CTPS) tidak hanya diperingati setahun sekali, tapi mesti dilakukan setiap hari. Sebelum dan sesudah makan, sebelum memasak, setelah buang air kecil maupun besar, bahkan setelah bermain. Sehingga, masuknya virus, kuman atau bakteri ke dalam tubuh, bisa diminimalisasi.
“Jangan panik karena bentengnya sudah ada di diri kita. Jaga kebersihan diri sendiri, baik saat bertemu orang, beraktivitas. Yang sering dilupakan justru HP (handphone) kita yang berpotensi terdapat bakteri atau kuman. Ini juga harus sering dibersihkan,” bebernya.
Atikoh juga mengingatkan agar kader menyosialisasikan pentingnya pemenuhan gizi di masyarakat. Makanan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) mesti terpenuhi untuk menjaga daya tahan tubuh. Termasuk, pada anak-anak yang mesti dibiasakan mengonsumsi buah dan sayur, ssbagai sumber vitamin dan mineral alami.
“Buah dan sayuran itu antioksidan tinggi, Sehingga ‘tentara’ di tubuh kita siap terus. Olahraga mesti rutin dilakukan. Boleh jalan, bersepeda, lari, ngepel, sehingga imunitas tubuh juga kuat. Kalau pertahanan diri , penyakit apapun akan bisa ditanggulangi, diminimalisasi potensinya,” tegas Atikoh.
Terkait banyaknya aksi borong masker, dia mengingatkan tidak semua orang perlu masker. Menurutnya, yang harus menggunakan masker adalah orang yang terkena flu agar tidak menularkan, orang yang sedang menunggui orang sakit, serta petugas kesehatan.
Hal senada juga disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dia meminta kader PKK memanfaatkan teknologi, termasuk media sosial untuk menjelaskan kepada masyarakat agar tidak takut menghadapi virus Corona.
Yang penting, imbuhnya, gerakkan hidup sehat, olahraga, makan makanan bergizi, tidurnya cukup. Jangan panik, tidak perlu memborong masker atau bahan makanan.
“Hati-hati, pakai masker tisu basah tidak boleh. Nanti malah tidak bisa bernafas. Kalau tidak ada masker, pakai saja kain kasa yang dilapis empat,” tandas Ganjar. (Ul, Diskominfo Jateng)
Mascot Padhang
Skip to content