SEMARANG – Siti Atikoh, istri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menyalakan saklar lampu rumah di Jalan Brotojoyo VII nomor 24 Kota Semarang, Kamis (26/11/2020). Rumah tersebut merupakan salah satu penerima bantuan pemasangan jaringan listrik gratis dari PLN melalui ajang PLN Virtual Charity Run and Ride.
Pemilik rumah pun tidak mampu menahan rasa kebahagiaan, saat itu. Farah (21), anggota keluarga penerima manfaat mengaku senang setelah rumahnya teraliri listrik. Sebab, hampir 30 tahun, keluarganya masih menyambung kabel dari rumah kerabatnya untuk mendapatkan listrik.
“Sejak rumah ini berdiri belum pernah punya jaringan listrik sendiri. Untuk dapat listrik masih menyambung dari bulik (bibi). Rumah ini dibangun orang tua sekitar 30 tahun lalu,” katanya, Kamis (26/11/2020).
Farah, menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. Pemasangan listrik gratis itu dapat membantu keluarganya, untuk mendapatkan penerangan dan kebutuhan listrik lainnya.
“Sekarang tidak lagi menyambung dari bulik, karena sudah terpasang sendiri. Ya, baru ini punya jaringan listrik sendiri,” paparnya.
Siti Atikoh menyampaikan, dia rela berlari sejauh 42 kilometer dan bersepeda menempuh jarak 75 kilometer untuk kegiatan amal yang diselenggarakan PLN. Diharapkan, program pemasangan jaringan listrik gratis dari PLN dapat menerangi dan bermanfaat bagi yang membutuhkan.
“Saya pribadi mengapresiasi program PLN yang membantu masyarakat dengan berbagi dan menerangi, untuk masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah ini berharap perusahaan-perusahaan baik BUMN maupun swasta dapat berbagi untuk sesama.
“Harapannya perusahaan, BUMN maupun swasta dapat berbagi, apalagi dilakukan dengan berolahraga. Selain sehat, kita juga bisa berbagi,” ungkapnya.
Sementara, GM PLN UID Jateng-DIY, Feby Joko Priharto mengatakan, program bantuan pemasangan jaringan listrik gratis yang berlangsung 16-20 Oktober 2020 dilakukan di 553 rumah di Jateng dan DIY.
“Alhamdulillah, hari ini Ibu Atikoh menyalakan salah satu rumah penerima bantuan. Kegiatan ini sangat antusias, yang dilaksanakan 16-20 Oktober pesertanya banyak. Ada sekitar 553 rumah tidak mampu di Jateng-DIY yang menerima bantuan ini,” terangnya.
Feby berharap, kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Harapannya dapat bermanfaat dan dapat terus digalakkan,” tandasnya. (Wk/Ul, Diskominfo Jateng)