Baznas Jateng Bantu Tangani Kemiskinan

  • 23 Aug
  • Prov Jateng
  • No Comments

Wonosobo РSebanyak 21 kepala keluarga di Desa Kapencar, Kecamatan Kertek memeroleh bantuan dana masing-masing Rp 10 juta untuk pengembangan rumah sehat layak huni (RSLH). Bantuan tersebut diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah, dan Lembaga Gerak Pengembangan (Legepe).  

Pada Rabu (23/8), Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP meninjau pembangunan beberapa RSLH di RW VI di Desa Kapencar. Salah satunya, milik Sudirjo, warga lanjut usia yang tinggal di RT 04/ RW VI Desa Kapencar. Di rumah itu, Sudirjo tinggal seorang diri. Sementara itu, salah seorang anaknya, Sunarti, tinggal bersama keluarganya tidak jauh dari rumah sang ayah.

Pripun Pak griyanipun sakniki?” tanya orang nomor satu di Jawa Tengah kepada Sudirjo.

Langkung sae Pak timbang mbiyen. Sampun dipundandosi. Matur nuwun,” jawab Sudirjo sembari tersenyum lebar.

Meski belum seluruhnya diplester, sudah ada WC di rumah Sudirjo. Selain itu, ventilasi rumah diperlebar sehingga sirkulasi udara dan cahaya matahari dapat masuk ke dalam rumah.

Gubernur Ganjar Pranowo mengapresiasi kesediaan Baznas Jateng yang turut mengatasi persoalan kemiskinan di daerah.

“Itu program yang kita susun agar kita bisa mempercepat respon terhadap permasalahan yang belum terkover APBD. ¬†Kemarin kita kerahkan kekuatan dari banyak sumber. Baik orang per orang maupun dari Baznas. Baznas sekarang kita dorong untuk menyelesaikan problem-problem kemiskinan,” terangnya.

Menurut orang nomor satu di Jawa Tengah itu, sinergitas pemerintah dan Baznas akan mampu mengasah kepedulian masyarakat untuk turut membantu mengatasi persoalan yang ada di sekitarnya.

“Kita buat gerakan sosial untuk membantu. Bantuan itu ternyata memancing partisipasi masyarakat untuk membantu. Spirit gotong royongnya luar biasa,” pungkasnya.

 

Penulis : Ar, Humas Jateng

Editor : Ul, Diskominfo Jateng

Foto : Humas Jateng

Berita Terkait