BATANG – Penerapan Program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Desa Kalisalak dinilai sukses oleh Kabid Humas Polda Jateng. Pasalnya, program yang diterapkan sejak pertengahan Februari lalu berhasil menurunkan angka kasus positif Covid-19 di wilayah tersebut.
“Dari yang semula 15 orang kini tinggal satu orang yang sedang menjalani karantina mandiri. Insyaallah yang bersangkutan beberapa pekan ke depan sudah negatif,” ungkap Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitria Sutisna, di Desa Kalisalak, Senin (1/3/2021).
Menurutnya, pelaksanaan PPKM Mikro sangat efektif. Bahkan saat ini tidak ada lagi zona merah dan oranye di seluruh wilayah Provinsi Jawa Tengah.
Iskandar menjelaskan, pemerintah bersama masyarakat harus tetap kompak dan disiplin, melakukan berbagai langkah pencegahan penyebaran penyakit Covid-19.
“Langkah pencegahan pun intensif dilakukan aparat desa, seperti penyemprotan disinfektan secara rutin di tiap rumah. Tempat cuci tangan pun tersedia di masing-masing rumah, serta rumah isolasi mandiri yang disiapkan pula dapur umum,” bebernya.
Ia mengimbau masyarakat Desa Kalisalak untuk tetap menjaga kesehatannya, serta meningkatkan daya tahan tubuh.
“Jaga jarak dan selalu memakai masker karena Covid-19 masih ada di sekitar kita, serta rutin mencuci tangan setiap waktu dengan sabun. Perangkat desa bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa terus membantu supaya tertangani pihak kesehatan, apabila ada warga yang terpapar Covid-19,” tegasnya.
Kepala Desa Kalisalak, Sucipto Sapto Atmojo mengutarakan, kunci kesuksesan PPKM Mikro di desa adalah kekompakan seluruh warga. Jika ada salah satu warga yang terindikasi atau positif Covid-19, seluruh warga desa bersama aparat pemerintah harus bahu-membahu untuk membantunya.
“Alhamdulillah dengan semangat gotong- royong antara RT/ RW, pamong desa, petugas kesehatan selalu bekerja sama dan berkomunikasi secara intensif. Insyaallah virus corona akan minggat,” ujarnya.
Penulis: Heri, MC Batang
Editor: Tn/Ul, Diskominfo Jateng
