WAKIL BUPATI BUKA BUMIJAWA FESTIVAL 2018

14 February 2018
yandip prov jateng
WAKIL BUPATI BUKA BUMIJAWA FESTIVAL 2018


SLAWI – Wakil Bupati Tegal Umi Azizah resmi membuka ajang Bumijawa Festival 2018, Sabtu (03/02) di Desa Cempaka Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal. Prosesi pembukaan dimeriahkan Tari Topeng Endel dari Sanggar Gamelan Sekar Arum Desa Slarang Lor bersama sang maestro Tari Topeng Endel ibu Sawitri.

Selain Wakil Bupati Tegal, hadir pula Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Fakih, Sekda Pemkab TegaI dokter Widodo Joko Mulyono, Kepala OPD, Forkompinda, Forkompincam, Kepala Desa se Kecamatan Bumijawa dan masyarakat setempat.

Kepala Desa Cempaka Abdul Khayyi S.E mengatakan jika ini adalah cempaka yang sesungguhnya ada kebun pring, ada masyarakat, ada budaya-budaya yang sangat bersahaja, makanan cukit yang mungkin di desa lain belum ada walaupun ada barangkali rasanya berbeda, ini menjadi kekayaan kami, kekayaan desa kami. Kami sudah menyusun sejarah tentang Cempaka dan sejarah Tuk Pitu.

Harapan masyarakat desa cempaka secara khusus dengan dilaunchingnya wisata Desa dan Festival Bumijawa ini adalah bahwa desa Cempaka bisa menjadi penggerak ekonomi di Kabupaten Tegal, “Kami mewakili masyarakat desa cempaka dan masyarakat kabupaten Tegal secara umum, dengan adanya Festival Bumijawa semoga dapat menjadi sinergi antara pelaku wisata dan pemda, kami mengucapkan terimakasih,” tegas Khayyi.

Wakil Bupati Tegal Umi Azizah mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras, berkolaborasi mensukseskan pelaksanaan acara-acara ini. Beliau juga mengatakan jika ini adalah sebuah event perdana di Kabupaten Tegal yang berkelas internasional, namun tetap mengangkat citra rasa lokal yang gaungnya bisa kita rasakan dipemberitaan media baik Lokal, Nasional maupun Global.

“Mudah-mudahan dengan diselenggarakannya Bumijawa Festival ini semakin menambah khasanah Kepariwisataan Kabupaten Tegal. Terutama menyangkut destinasi Wisata Desa yang akan berdampak pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan citra Kepariwisataan Kabupaten Tegal,” kata Umi dalam sambutannya.

Umi juga berharap kepada masyarakat, melalui gelaran Bumijawa Festival 2018 yang bernuansakan etnis perdesaan ini diharapkan tidak hanya mampu menyedot animo pengunjung atau wisatawan, akan tetapi juga ajang pembuktian bahwasanya masyarakat desa mampu berperan sebagai pelaku usaha didalamnya sekaligus berperan menjadi tuan rumah yang baik.

“Saya minta event semacam ini bisa diselenggarakan kembali untuk tahun-tahun berikutnya dan bisa direplikasi desa-desa lainnya di Kabupaten Tegal dengan keunggulan yang spesifik sebagai daya tariknya,” ujarnya.

Rangkaian acara Bumijawa Festival diisi dengan beragam kegiatan antara lain Workshop Musik, Musik Tradisional Go Global, pembicara Rayhan Sudrajat Akar Project dari Bandung dan Seminar atau sarah sehan pariwisata, Pariwisata berbasis konversi alam dan lingkungan, narasumber Ari Suhandi dari Kementrian Pariwisata RI dan Prof Dr. Mohammad Baiquni, Direktur Pasca Sarjana Pariwisata UGM Yogjakarta dan Hidora.

Skip to content