
BANJARNEGARA– Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin mengunjungi rumah Kholidin, warga Desa Binorong RT. 01 RW. 04, Kecamatan Bawangpada hari Minggu (18/2). Kedatangan Wabup untuk melaksanakan pemasangan batu bata pertama yang menandai dibangunnya rumah tidak layak huni milik Kholidin pada program bedah rumah.
Kegiatan pemugaran rumah tidak layak huni tersebut kerja sama Balai Dakwah Banjarnegara dengan LAZ PT Indonesia Power UP Mrica dan warga sekitar . Balai dakwah Banjarnegara merupakan salah satu lembaga yang memfokuskan kegiatan pada bidang sosial dan dakwah, salah satu program unggulannya adalah melakukan kerjasama dengan berbagi pihak melakukan renovasi ataupembedahan rumah tidak layak huni bagi para dhuafa.
Ketua Panitia pembugaran rumah tidak layak huni, Sapto Suwarno mengatakan “Biaya pemugaran rumah tersebut diperoleh dari LAZ PT. Indonesia Power UP Mrica dan warga setempat sebagai pelaksana kegiatan adalah Balai Dakwah Banjarnegara. Rumah yang mendapat bantuan yaitu rumah Kholidin Desa Binorong RT. 01 RW. 04, Kecamatan Bawang, Banjarnegara dan Bapak Heri S, Desa Mantiranom RT. 04 RW. 05 masing- masing mendapatkan bantuan sebesar Rp. 15.000.000,-.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal agar layak huni untuk ditempati bersama keluarga. Diharapkan bantuan ini mampu meningkatkan keswadayaan, sehingga masyarakat dapat menikmati rumah yang nyaman , sehat dan layak huni.” Imbuhnya.
Sementara itu dalam sambutannya, Wabup Syamsudin mengatakan akan berusaha untuk menggugah kesadaran dari berbagai pihak dari para guru PGRI sudah 87 rumah sudah dipugar. Syamsudin yakin sifat gorong royong yang ada di tengah masyarakat sebenarnya adalah nilai-nilai ajaran islam yang sudah merasuk dalam jiwa bangsa indonesia, ketika ada saudara yang sedang melaksanakan sebuah kegiatan yang lain membantu memperingan pekerjaan.
“Sehinga kami pun yakin yang akan di laksanakan desa Binorong ini pada saatnya akan didukung oleh semua warga masyarakat Binorong, kami akan memantau mudah-mudahan pada saatnya bisa kesini lagi menengok rumah Kholidin baik dalam prosesmaupun saat selesai nanti,” terangnya .
“Kami ikut bahagia dan bersyukur jika rumah tempat tinggal, tempat untuk melaksanakan ibadah, mendidik anak mengembangkan syiar islam berbagi hal yang baik baik menjadi tempat yang nyaman dan aman terwujud,” imbuhnya.
