WABUP HIMBAU NELAYAN GUNAKAN JAKET PELAMPUNG

19 February 2018
yandip prov jateng
WABUP HIMBAU NELAYAN GUNAKAN JAKET PELAMPUNG

JEPARA- Menyusul banyaknya musibah yang menimpa nelayan di tengah laut, Wakil Bupati Dian Kristiandi menyampaikan keprihatinanya. Ia berharap, kepada para nelayan, untuk memperhatikan keselamatan kerja, termasuk menggunakan jaket pelampung, saat beraktifitas di laut. Hal ini disampaikan Andi, saat bertemu dengan puluhan nelayan, di kawasan Pantai Empurancak Desa Karanggondang, Sabtu (17/2) pagi. “Jaket pelampung itu harus selalu dipakai, karena kalau terjadi apa-apa dengan perahu, atau tercebur di sungai korban bisa selamat dan tidak tenggelam,” kata Andi.

Saat ini, pihaknya tengah berupaya untuk menyediakan jaket pelampung kepada para nelayan di Jepara. Dikatakan Andi, penyediaan pelampung bagi nelayan ini, akan diprioritaskan untuk dapat masuk dalam rencana kerja (Renja) Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang dimulai saat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Priorotas Anggaran Sementara (KUA- PPAS). “Paling tidak, jika anggaran belum cukup, bisa di akhir angaran, kalau tidak nanti kita anggarkan di tahun 2019,” kata Andi.

Penyediaan jaket pelampung bagi nelayan ini, kata Andi, merupakan hal yang sangat penting dilakukan. Wabup juga menghimbau kepada para nelayan, untuk tidak memaksakan berlayar, jika memang tidak diijinkan oleh Syahbandar. “harus diperhatikan BMKG, jangan asal nekat berlayar,” tutur Andi.

Andi juga berpesan, agar para nelayan tidak melulu beraktivitas di laut, namun juga harus menjaga kelestarian dengan tidak membuang sampah ke laut dan saling menjaga situasi agar aman dari gangguan di laut.
Asisten II Setda Jepara Mulyaji mengatakan, terkait dengan penyediaan jaket pelampung, memang tahun ini, sudah mulai dianggarkan. Namun, jumlahnya belum mencukupi seluruh jumlah nelayan di Kabupaten Jepara, yang mencapai 13.090 nelayan. “Akan kita anggarkan secara bertahap, sehingga seluruh nelayan mempunyai jaket pelampung,” kata Mulyaji. (Diskominfojepara).

Skip to content