
BLORA. Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah ke 68 tingkat Kabupaten Blora, Rabu pagi (15/8) berjalan khidmat. Bertempat di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Blora, seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat samin (sedulur sikep) yang identik berwarna hitam.
Meskipun memakai pakaian adat, jalannya upacara tetap berjalan lancar dan penuh semangat. Wakil Bupati Blora. H Arief Rohman M.Si sebagai inspektur upacara dalam amanatnya membacakan sambutan Gubernur Ganjar Pranowo.
Yang menyatakan bahwa saat ini pembangunan Jawa Tengah terus bergerak kearah yang semakin baik. Hal ini ditandai dengan angka pertumbuhan ekonomi yang terus bergerak kearah yang positif. Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah Tahun 2017 sebesar 5,27%. Capaian ini lebih baik dari pada pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,07%.
“Do usia ke 68 ini sudah banyak kemajuan yang dicapai provinsi kita. Salah satunya ditandai dengan IPM yang terus mengalami kenaikan. Tahun 2017 IPM Jateng berada pada angka 70,52 mengalami kenaikan dari tahun 2016 yang berada pada angka 69,98 dan Tahun 2015 sebesar 69,49,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa birokrasi yang baik menjadi kunci sebuah pemerintahan yang baik dan menentukan keberhasilan pembangunan. Maka Reformasi Birokrasi di Jateng terus dikuatkan.
“Hasilnya, reformasi birokrasi yang kita lakukan ini mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat. Jateng memperoleh penilaian terbaik atas pelaksanaan reformasi birokrasi tahun 2016 dari Kemenpan RB,” lanjutnya.
Dengan mengambil tema “Bersama Melanjutkan Mbangun Jawa Tengah”, Pemerintah Kabupaten Blora pun siap bergerak bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menyukseskan pembangunan menuju kesejahteraan masyarakat.
Upacara diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Blora, Sekda, Kepala OPD se Kabupaten Blora, ASN, TNI, dan perwakilan pelajar. (Humas Blora)