Klinik Pratama Rawat Inap Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berlokasi di Jl Raya Dukuh Waluh, Kembaran, Banyumas diresmikan Bupati Banyumas Ir. Achmad Husein, Senin (15/10/2018).
Bupati Banyumas dalam sambutannya mengatakan, dengan hadirnya klinik UMP akan sangat membatu masyarakat sekitar dan meningkatkan sehatan masyarakat Banyumas.
Klinik UMP sangat membantu masyarakat sini. Dan biasanya kalau UMP membangun, pasti selalu sukses. Membangun apapun. Pokoknya di bawah Pak. Syamsu UMP itu membangun apa saja pasti berhasil,” katanya.
Lebih lanjut Bupati mengatakan, semakin besar UMP, maka semakin besar Banyumas. Karena bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat sekitar. “UMP banyak menciptakan teknologi yg bermasyarakat seperti klapa kopyor dan lain sebagainya,” katanya.
Sementara itu, Rektor UMP Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, M.H dalam sambutannya mengatakan, Dakwah Muhammadiyah melalui UMP ini tidak hanya bergelut dalam bidang rohani semata, namun dakwah bil hal atau dakwah melalui kegiatan bermanfaat untuk masyarakat.
“Pada hari ini, UMP sebagai salah satu amal usaha Muhammadiyah akan meresmikan Klinik rawat Inap. Klinik rawat inap UMP ini terbuka untuk siapapun, tidak memandang agama baik Islam atau non-Islam dan orang mampu maupun tidak mampu,” katanya.
Ia mengatakan, klinik rawat inap UMP sebagai fasilitas masyarakat, merupakan bagian dari kontribusi UMP untuk negeri, khususnya membantu pemerintah Banyumas dalam mewujudkan masyarkat sehat dengan menyediakan berbagai macam fasilitas kesehatan.
“UMP sangat berkomitmen dalam membantu dan mensukseskan program di bidang kesehatan. Seperti gerakan penyelamatan ibu dan bayi di kabupaten Banyumas. UMP juga terus berkontribusi dalam mencetak tenaga kesehatan bidan dan perawat yang profesional dalam membantu masyarakat di akar rumput,” ungkapnya.
Lebih lanjut Retkot mengatakan, pihaknya telah mencetak dokter dan Apoteker berbasis Herbal. Database MPKU 2017 Muhammadiyah telah berkontribusi terhadap solusi kesehatan di Indonesia, saat ini persyarikatan mempunyai 105 Rumah sakit dengan 8082 bed tersebar di 17 propinsi dan 204 klinik.
“Muhammadiyah Banyumas dan UMP memiliki semangat yang sama, yaitu ingin bersama membangun fasilitas kesehatan di seluruh daerah Kabupaten Banyumas,” ungkapnya.
Sementara itu Direktur Klinik Pratama Rawat Inap UMP dr. E. T. Widodo mengatakan klinik UMP sudah berdiri sejak tahun 2000 hingga saat ini dan menjadi klinik rawat inap UMP.
“Klinik ini tadinya rawat jalan, mulai tahun 2000 kita mulai berdiri, terus berlangsung hingga bulan oktober ini rawat inap mulai berjalan.Permintaan rawat inap karena justru permintaan dari pasien. Kita tadinya hanya untuk pasien rawat jalan orang sekitar. Tapi selanjutnya ada mahasiswa, dosen, karyawan kita layani juga,” katanya.
Lebih lanjut, dr. Widodo mengatakan, klinik tersebut memiliki keunggulan pelayanan dr. Gigi, dr. Umum, IGD, Laboratorium, ronsen, dan rawat inap. “Untuk rawat inap kita ada sekitar 10 kamar,” katanya.
Acara peresmian Klinik Pratama Rawat Inap UMP dihadiri oleh Bupati Banyumas Ir. Achmad Husein, Camat Kembaran dan jajaran Muspika Kec. Kembaran, Badan Pembina Harian UMP, Wakil Rektor, Direktur Klinik rawat inap UMP dr Widodo, dan Warga masyarakat sekitar UMP. (tgr)
