
PURBALINGGA, INFO- Berawal dari kurangnya kesadaran para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Purbalingga akan pentingnya hasil pemotretan produk, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Purbalingga mengadakan pelatihan pemotreran produk bagi pelaku UMKM Kabupaten Purbalingga baru-baru ini. Pelatihan tersebut terselenggara atas kerjasama Dinkop UMKM Purbalingga dengan LPPM Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto.
Kabid UMKM Dinkop UMKM Purbalingga, Adi Purwanto saat ditemui di kantornya Senin (3/9) mengatakan, para pelaku UMKM masih belum sadar akan foto hasil UMKM yang menarik konsumen. Menurutnya, pengguna on line adalah kalangan menengah ke atas yang memiliki kecerdasan dalam berbelanja. Jika produk dalam foto tidak terlihat menarik, maka akan menurunkan nilai jual serta minat pembeli.
“Pengguna on line adalah mereka yang punya kecerdasan termasuk dalam berbelanja. Jadi pelatihan foto tersebut dimaksudkan untuk melatih kemampuan fotografi walaupun dengan android yang sederhana,” kata Adi.
Dia menambahkan, pelatihan dititik beratkan pada editing foto. Para peserta pelatihan dipersilakan untuk mengunduh aplikasi editing foto di play store. Hasil editing dari foto produk UMKM akan berpengaruh pada penjualan karena calon pembeli tidak langsung memegang produk UMKM dan hanya melihat dari gambar yang ditawarkan.
“Kami yakin omset akan naik jika para pelaku UMKM bisa menggunakan telepon pintarnya dengan baik,” imbuhnya.
Pelatihan yang mengundang pemateri dari LPPM Unsoed, Noviati itu tidak hanya memberikan pelatihan tentang fotografi. Pelatihan itu juga memberikan fasilitas studio mini serta lampu fotografi yang diharapkan bisa meningkatkan kreativitas pelaku UMKM di Purbalingga. Ke depan, Dinkop UMKM Purbalingga akan mengadakan pelatihan lagi dengan penekanan pada deskripsi produk para pelaku UMKM.
“Kami rencanakan bulan ini aka nada pelatihan bagaimana pelaku UMKM bisa mendeskripsikan produknya,” pungkas Adi. (KP-4)
