Demak –Bupati Demak, HM Natsir membuka secara resmi program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung III Tahun Anggaran 2018, Senin (15/10) di Desa Karangawen Kecamatan Karangawen. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Demak. Pembukaan ditandai dengan penyerahan alat kerja secara simbolis oleh Bupati Demak kepada anggota Kodim 0716/Demak.
Dandim 0716/Demak Letkol Inf Abi Kusniato mengatakan, sasaran pokok dalam kegiatan ini antara lain pembuatan betonisasi jalan bertulang desa sepanjang 285 meter dengan lebar 3,5 meter dan ketebalan 15 centimeter, sedangkan sisanya akan dibangun dengan makadam.
“Sasaran program fisik tambahan berupa pembuatan pos kampling, jambanisasi, RTLH/ Bedah rumah 1 unit, Prasasti TMMD, Rehab klinik Desa 1 unit”, kata Dandim usai pembukaan TMMD.
Menurut Abi Kusnianto, pelaksanaan TMMD kali ini merupakan bakti nyata prajurti TNI. “Sebelumnya kami menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka HUT TNI ke-73. Jadi bisa dibilang jika TMMD kali ini adalah kerja marathon sebagi bakti nyata TNI kepada rakyat”, tuturnya.
Sementara itu dalam amanat Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan Bupati Demak, HM Natsir disampaikan bahwa TMMD telah hadir meneguhkan semangat kebersamaan, dan menyajikan karya nyata yang bermaslahat bagi desa. Berbagai pembangunan sarana prasarana perdesaan dari program ini telah dapat dinikmati oleh warga desa. Begitu pun upaya pemberdayaan telah berhasil memperkuat semangat masyarakat dalam menggali dan mengelola potensi desanya agar makin maju dan mensejahterakan.
“Tentu ini sangat relevan dengan program pembangunan Jawa Tengah untuk meningkatkan kesejahteraan yang berkeadilan sosial”, kata Bupati.
Ia juga menyampaikan kebanggaannya bahwa TMMD sangat intens mengedukasi masyarakat akan nilai pancasila, semangat dari desa untuk siap memperkuat benteng perlindungan dan perlawanan terhadap aksi-aksi yang mengancam NKRI. “Ayo kita sengkuyung program yang mensejahterakan masyarakat desa. Bangun desa dengan tanpa pamrih meninggalkan kearifan lokalnya,”ajaknya. *(Humas Demak)
