TMMD Diharapkan Memupuk Gotong Royong

16 October 2018
yandip prov jateng

PURBALINGGA, INFO- TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) diharapkan bisa memupuk gotong royong yang merupakan identitas ketimuran bangsa Indonesia. Hal tersebut disampaikan Dyah Hayuning Pratiwi saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah pada acara pembukaan TMMD Sengkuyung tahap III di lapangan Desa Makam Kecamatan Rembang, Senin (15/10).

Dia mengatakan, semangat gotong royong terlihat dan terasa mantap pada hari ini karena kegiatan TMMD yang juga dilaksanakan serentak di seluruh Jawa Tengah. Menurutnya, melalui kegiatan TMMD, masyarakat Desa bisa bekerja sama dan memprakarkasi dalam membangun  Desanya menuju Desa yang lebih maju lagi.

“Melalui kegiatan ini, Masyarakat Desa diharapkan akan saeyeg saeko proyo dalam membangun Desanya. Disitulah akan terlihat identitas bangsa kita yang sebenarnya,” katanya.

Dia juga menyampaikan terima kasih karena TMMD terus bergulir. TMMD dianggap sebagai stimulan merawat gotong royong dan mempersatukan bangsa di tengah keberagaman yang ada di Indonesia. TMMD juga dianggap telah menyajikan karya nyata yang mencapai pada kemaslahatan orang banyak karena hasilnya bisa dinikmati masyarakat luas.

“Sarana dan Prasarana dari program ini telah dinikmati warga Desa. Oleh karenanya kami mengucapkan terima kasih karena kegiatan TMMD terus bergulir,” imbuhnya.

Dalam kegiatan TMMD Sengkuyung tahap III itu, ada beberapa program fisik maupun non fisik yang akan dilaksanakan. Melalui laporan singkatnya, Kapten Untung Wibowo dari Kodim 0702 Purbalingga selaku ketua panitia proyek menyebutkan beberapa kegiatan yang akan dilakukan seperti pembangunan makadam dengan ukuran 455 m x 5 m, pelebaran jalan dengan ukuran 455 m x 5 m, drainase dengan volume 100 m x 0,40 m x 0,30 m, talud 100 m x 2 m, gorong-gorong 0,40 m x 5 m sebanyak 3 unit.

“Pembangunan tersebut diharapkan bisa memperlancar arus lalu lintas dan mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya pembangunan fisik, kegiatan TMMD juga menyasar pada pembangunan non fisik seperti penyuluhan bidang mental ideologi, penyuluhan kesadaran berbangsa dan bernegara, penyuluhan kamtibmas, penyuluhan kesejahteraan masyarakat, penyuluhan pertanian.TMMD Sengkuyung tahap III akan dilaksanakan mulai dari 15 Oktober hingga 13 November mendatang. “Kegiatan ini tak hanya menyasar pada kegiatan fisik tapi juga menitik beratkan pada nonfisik agar masyarakat tahu pentingnya kesadaran bernegara dan berbangsa serta kesadaran bela negara,” pungkasnya. (KP-4)

Skip to content