UNGARAN – Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyambut baik program Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (Gemar), di lapangan Alun-Alun Bung Karno, Minggu (12/7/2026). Kegiatan yang diinisiasi Kemenpora RI untuk mengoptimalkan momentum Car Free Day (CFD), diharapkan menjadi ruang aktivitas fisik, demi meningkatkan kebugaran masyarakat.
“Selain untuk kesehatan dan kebugaran warga, program ini tepat untuk mengembangkan usaha ekonomi mikro dan kecil,” jelas bupati.
Untuk itu, tak hanya di Ungaran, pihaknya berencana akan menambah lokasi kegiatan. Yakni di Ambarawa, Sumowono dan Tengaran serta kecamatan lainnya.
Analis Kebijakan Ahli Madya pada Asisten Deputi Olahraga Masyarakat Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI, Dr Yuslan menjelaskan, program Gemar diselenggarakan untuk mengajak masyarakat, agar lebih sering aktif melakukan kegiatan fisik dan berolahraga, sehingga akan lebih bugar dan sehat.
Disampaikan, program ini memadukan acara Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day) dengan berbagai aktivitas fisik, seperti senam, bersepeda, berlari dan kegiatan lainnya.
“Selama ini CFD lebih menitikberatkan pada pengurangan emisi karbon. Menpora melihat ada peluang menggerakkan masyarakat untuk berolahraga, saat CFD. Karena itulah digulirkan program Gemar,” terangnya.
Selain kebugaran, lanjutnya, program Gemar juga ditujukan untuk mendorong pergerakan ekonomi, sebagai dampak dari kegiatan olahraga. Karenanya, setiap pelaksanaan program Gemar akan diikuti dengan stimulan pemberdayaan UMKM.
Yuslan menambahkan, pelaksanaan program Gemar di Kabupaten Semarang ini, merupakan yang ketiga di Jawa Tengah setelah Solo dan Wonosobo. Pihaknya juga telah menjalin komunikasi dengan Kemendagri untuk menjalankan program ini di setiap kabupaten/kota yang telah menggelar CFD. Dia berharap, ada penambahan jalur CFD, sehingga akan semakin luas ruang aktivitas fisik bagi warga.
Penulis: Junaedi, Diskominfo Kab Semarang
Editor: Di, Diskomdigi Jateng
