DEMAK – Hingga hari kelima pelaksanaan pendataan keluarga 2021 yang dilakukan secara manual di Kabupaten Demak tidak ada kendala. Sehingga, diharapkan target pendataan keluarga 2021 di Kabupaten Demak sebanyak 80.342 KK, bisa tercapai.
“Untuk pendataan sesuai on the track tidak ada penolakan oleh warga,” jelas Kabid P2PP Dinpermades Kabupaten Demak Sukarjo saat dihubungi, Senin (5/4/2021).
Disampaikan, kendala justru terjadi pada awal pendataan yang dilakukan secara online, karenanya banyaknya pengguna dan ada kemungkinan sinyal yang kurang bagus. Sehingga, membuat pelaksanaan pendataan online menjadi lama.
Senada, Penyuluh KB Kecamatan Demak Richi Eka Yanti mengatakan, tidak ada penolakkan warga saat dilakukan pendataan. Kendala yang dirasakan, yaitu pada server BKKBN pusat yang sulit digunakan karena banyaknya antrean yang melakukan input data.
Kepala Dinas Permades P2KB Kabupaten Demak Daryanto berharap, masyarakat Demak ikut menyukseskan program pendataan keluarga 2021. Sebab, dengan data yang terkumpul tersebut untuk mengetahui kondisi keluarga Indonesia, yang akan digunakan untuk perencanaan dan intervensi program pembangunan keluarga, kependudukan, keluarga berencana (Bangga Kencana) dan program tahunan lainnya untuk lima tahun ke depan.
“Pembangunan dimulai dari perencanaan yang baik, dan perencanaan berdasarkan data yang akurat. Pendataan Keluarga tahun 2021 menghasilkan data mikro keluarga secara by name, by address sebagai penyediaan data atau dasar dalam perencanaan dan pemerataan pembangunan,” jelasnya.
Penulis: Kominfo Demak
Editor: Di, Diskominfo Jateng
