PURBALINGGA, INFO- Tahun ini, Purbalingga dipastikan mempunyai tempat yang bisa digunakan untuk pertunjukan seni lintas pegiat seni. Hal tersebut disampaikan Endi Subijono, tim penilai bantuan Pemerintah dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) saat berdiskusi dengan komunitas seni Purbalingga terutama dari komunitas film dan teater, Selasa (19/3) di aula rapat Dinporapar (Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata) Kabupaten Purbalingga.
Endi mengatakan, dari pengalamannya membantu pembangunan tempat yang setipe di berbagai tempat, bangunan akan selesai pada tahun itu juga. Menurutnya, Bekraf bekerja secara maraton dan serius atas ajuan dari daerah yang merupakan serapan aspirasi dari berbagai komunitas dalam hal ini adalah komunits kesenian.“Paling lambat akhir tahun atau Desember tempat tersebut bisa terbangun karena pengalaman kami di berbagai daerah demikian,” kata Endi.
Dia menambahkan, konsep awal tempat tersebut adalah disediakannya bioskop Misbar (Gerimis Bubar) seperti layar tancap untuk pemutaran film di Purbalingga. Namun, setelah mendengar aspirasi langsung dari pegiat seni, tempat tersebut bisa digunakan tidak hanya oleh komunitas film. Tempat tersebut bisa digunakan oleh komunitas seni tradisional, teater, musik dan lain sebagainya untuk manggung.”Tempat yang akan kita bantu pembangunan dan pengembangan tersebut nantinya bisa digunakan berbagai komunitas seni untuk pertunjukan. Nanti layar, sound system dan perlengkapan lainnya kita cukupi. Pokoknya tempat itu siap pakai untuk masyarakat Purbalingga,” imbuhnya.
Kepala Sub Direktorat Infrastruktur Subsektor Ekonomi Kreatif Bekraf, Elizabeth Gurning yang juga hadir dalam kesempatan menuturkan, pembangunan tempat kesenian tersebut bertujuan agar semua komunitas kesenian di Purbalingga terwadahi dengan baik. Dia tidak menginginkan pegiat seni di Purbalingga justru lari untuk berkarir di daerah lain karena belum adanya koordinasi pegiat seni Purbalingga.”Kalau mereka terkoordinir dengan baik disini kan bisa meningkatkan nilai tambah untuk Purbalingga. Mungkin karena adanya pertunjukan di tempat itu, pengunjung akan datang banyak dan nilai ekonomi lain bisa mengikuti seperti kuliner,” tutur Elizabeth.Usman Janatin City Park Kepala Bidang Pariwitasa Dinporapar Purbalingga, Prayitno berujar, rencananya tempat kesenian (Bioskop Misbar) akan ditempatkan di Usman Janatin City Park atau yang maklum dikenal sebagai taman kota. Menurutnya, Plt. Bupati Purbalingga telah menyetujui Bioskop Misbar setuju untuk ditempatkan di taman kota. Dirinya meminta kepada komunitas kesenian untuk menginventarisir kebutuhan yang diperlukan dalam niatan tersebut.”Ibu Plt. Bupati sudah menyetujui Misbar berada di taman kota. Kepada para komunitas seni kami minta untuk menginvemtarisir kebutuhannya,” ujar Prayitno.
Direktur CLC (Cinema Lovers Community), Bowo Leksono yang diundang dalam acara itu mengaku berterima kasih atas niatan Bekraf. Menurut Bowo, hal itu bisa menjadi pemutus penantian yang begitu panjang atas usulan pembangunan gedung kesenian dari para pegiat seni. “Ini bisa menjadi jembatan atas permintaan kami yang menginginkan gedung kesenian. Terima kasih kepada Bekraf atas niatan tersebut dan sangat kami nantikan realisasinya,” pungkasnya.
