
PURBALINGGA, INFO – Sedekah Rombongan (SR) Banyumas Raya Wilayah Purbalingga dan Pola Pertolongan Allah (PPA) Banyumas didampingi Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (Kokam) Kecamatan Pengadegan mengunjungi Indah Nurohman (7) yang menjadi korban kekerasan ibu tirinya. Kurir SR dan PPA ini menyambangi Indah guna membantu menghilangkan trauma yang dialami setelah menjadi korban penganiayaan (trauma healing, Red).
“Alhamdulillah, kita juga bisa menyampaikan amanah dari donatur untuk Indah yang berupa peralatan sekolah, alat gambar dan perlengkapan mengaji,” kata Penanggung Jawab Mobil Tanggap Sedekah Rombongan (MTSR) Purbalingga, Khaerul Anwar Andrianto saat dihubungi, Senin (3/9).
Mendapati kasus seperti ini Khaerul mengungkapkan keprihatinannya terhadap korban tindak kekerasan tersebut. Ia menuturkan dimana hati nurani seorang ibu yang telah tega menyakiti putrinya walaupun bukan merupakan darah dagingnya.
“Tanggapannya ya kok tega seorarang ibu menyiksa anaknya walaupun anak tersebut bukan anak kandungnya sendiri,” ungkap Khaerul.
Dari rasa keprihatinan inilah SR Banyumas Raya Wilayah Purbalingga dan PPA berusaha memberikan Trauma healing kepada korban. Hal ini ditujukan agar korban lupa dengan kejadian yang telah dilakukan oleh ibu tirinya dan mengembalikan keceriaan anak tersebut.
“Kegiatan yang dilakukan SR Banyumas Raya dan PPA seperti mewarnai, masak-masakan bersama Indah, dan mengaji bersama,” paparnya.
Tidak hanya itu, ia pun bersama rombongannya memberikan motivasi untuk Indah agar bisa bersekolah lagi dan bermain dengan teman-teman sebayanya. SR Banyumas Raya untuk wilayah Purbalingga dan PPA membuat Indah tidak takut dengan lingkungan sekitar dan membuatnya nyaman berada baik di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan bermainnya.
“Indah itu asyik diajak ngobrol, dia ceria dan juga terbuka kepada orang lain, sangat disayangkan kalau sampai anak seumurannya harus dirampas keceriaannya,” pungkas Khaerul. (PI-7)
