PURBALINGGA, INFO – Sekretariat Daerah (Setda) Purbalingga menyediakan pojok baca elektronik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Setda Purbalingga dan masyarakat yang berkunjung ke Setda Purbalingga. Pojok Baca Elektronik ini bertempat di Ruang Tunggu Lantai 1 Setda Gedung B dibelakang meja penerima tamu.”Itu dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Purbalingga yang menyediakan dua unit komputer di Setda di Ruang Tunggu Bupati,” kata salah satu pegawai Dinarpus Purbalingga, Achmad Sirojudin saat dihubungi, Senin (21/1).
Pojok Baca Elektronik ini sudah mulai digunakan pada Kamis (17/1) dengan aplikasi yang sudah terpasang yakni aplikasi E-Bangga (Elektronik Buku Purbalingga, Red). Selain aplikasi e-bangga pengunjung pojok baca Setda Purbalingga juga dapat membaca bentuk buku secara fisik yakni di rak buku yang juga disediakan di pojok baca Setda Purbalingga.”Pojok baca ini untuk umum mereka bisa menggunakan ketika mereka nunggu, mungkin kepengin baca-baca buku disitu kan ada pilihan ada buku elektronik yang E-Bangga maupun buku fisik yang di rak buku,”ujar Sirojuddin.
Pojok Baca Elektronik ini sendiri disediakan guna menjadi pilihan bagi ASN maupun masyarakat ketika berkunjung atau menunggu di Setda Purbalingga untuk membaca buku. Dan membaca buku tidak harus di perpustakaan atau membaca secara fisik bukunya melainkan dapat menggunakan pilihan E-Bangga untuk membaca buku elektronik.”Misalnya, saya ingin membaca buku elektronik, dan buku elektronik seperti itulah E-Bangga kita sediakan sebagai pilihan bagi masyarakat di dalam mengakses perpustakaan,” imbuhnya.
Selain dapat diakses di Pojok Baca Elektronik Setda Purbalingga, aplikasi E-Bangga juga dapat diunduh di android. E-Bangga ini sudah tersedia di playstore sejak setahun lalu dan diunduh bagi para pengguna android.”Sehingga membaca buku ini bisa dilakukan dimana saja dan dapat diakses dengan mudah menggunakan android,” kata Sirojudin.
Namun, sayangnya aplikasi ini belum begitu dikenal oleh masyarakat luas khususnya masyarakat Purbalingga. Hal ini dikarenakan sosialisasi yang belum menyeluruh ke seluruh elemen masyarakat sehingga antusiasme masyarakat untuk mengakses E-Bangga pun belum tinggi.”Kalau antusias di masyarakat karena mungkin sosialisasi yang kita lakukan masih belum terlalu gencar itu jadi sampai hari ini masih belum terlalu tinggi,” ungkapnya.
Ia pun berharap E-Bangga ini dapat dikembangkan dan dimodifikasi menjadi lebih baik lagi. Dan nantinya masyarakat dapat lebih mengenal aplikasi ini, sehingga masyarakat memiliki pilihan untuk membaca buku tidak hanya di perpustakaan tapi juga dapat diakses di gawai yang dimiliki oleh masyarakat.”Dan dengan adanya E-Bangga ini juga baik ASN maupun masyarakat Purbalingga dapat memanfaatkannya dengan baik sehingga minat baca ASN dan masyarakat ini bisa meningkat,”pungkas Sirojudin.
