Seni Pedalangan Harus Lestari di Tengah Modernisasi

10 November 2025
Yandip Jateng Prov (3)
Seni Pedalangan Harus Lestari di Tengah Modernisasi

PATI — Para dalang cilik terus berlatih dengan tekun, dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan zaman yang semakin modern, agar seni pedalangan tetap lestari di tengah arus modernisasi.

Hal itu ditekankan Bupati Pati Sudewo, saat membuka pertunjukan wayang kulit anak-anak Sanggar Sihing Krida Murti (SKM), dalam rangka memperingati Hari Wayang Dunia, di pendapa kabupaten setempat, Minggu (9/11/2025). Menurutnya, dengan adanya perubahan terhadap peradaban zaman, seni pedalangan makin bergeser ke arah modern.

“Saya berpesan kepada anak-anak maupun Yayasan SKM supaya selalu tekun, gigih, dan istikamah dalam melakukan Latihan, karena tantangan ke depan makin nyata dan makin besar,” tuturnya.

Terkait pertunjukan wayang kulit anak-anak, bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, yang dapat menjadi wadah bagi generasi muda dalam melestarikan seni tradisi Jawa.

Sudewo menilai, keikutsertaan 20 anak dalam pentas ini merupakan bukti nyata, Kabupaten Pati memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi penerus seni pedalangan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Yayasan SKM, yang selalu berkomitmen dan konsisten untuk mendidik, melatih, dan mengembangkan bakat pedalangannya sehingga anak-anak ini keterampilan pedalangannya luar biasa,” imbuhnya.

Penulis: Kontributor Kab Pati
Editor: Di, Diskominfo Jateng

Skip to content