SEMBELIH QURBAN WALIKOTA AJAK MAKNAI HARI RAYA IDUL ADHA

05 September 2017
dev_yandip prov jateng
SEMBELIH QURBAN WALIKOTA AJAK MAKNAI HARI RAYA IDUL ADHA

SEMARANG-Hari ketiga hari raya Idul Adha 1438 Hijriyah tepatnya Hari Senin (4/9), Walikota Semarang Hendrar Prihadi memimpin prosesi penyembelihan Hewan Qurban di Masjid Al Khusuf kompleks Balaikota.

Penyembelihan ini merupakan kerjasama antara Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (KORPRI) Kota Semarang dengan Bagian Kesra Setda Kota Semarang selaku penanggung jawab kegiatan qurban Idul Adha.

Berbeda dengan tahun 2016 kemarin yang bisa mengumpulkan 10 ekor sapi dan 22 ekor kambing, tahun 2017 ini mengalami peningkatan di mana Pemerintah Kota Semarang berhasil mengumpulkan hewan qurban dari para pimpinan perangkat daerah sebanyak 12 ekor sapi dan 32 ekor kambing. Dari 12 ekor sapi tersebut yang disembelih untuk qurban 8 ekor sapi karena 4 ekor sapi sudah didistribusikan ke Masjid Baiturahman, Masjid Kauman dan Lembaga Pemasyarakatan Kedungpane tepat pada Hari Raya Idul Adha, Jumat (1/9).

Walikota Hendi dalam sambutan menyampaikan agar semangat berqurban jangan pernah hilang dalam jiwa setiap PNS Kota Semarang. “Saya apresiasi kepada kawan-kawan perangkat daerah yang telah bersedia dengan sukarela berqurban, Karena dengan berqurban kita dapat mengambil 2 hikmah yang terkandung didalamnya”, tutur Walikota. Hikmah pertama yang dimaksud adalah  pengorbanan, pengorbanan untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Sedangkan hikmah kedua sebagai bentuk kepedulian atau solidaritas sosial antar sesama yang membutuhkan.

Terkumpul 1.500 kupon yang dibagikan kepada warga masyarakat khususnya yang tinggal di kawasan Balaikota, kaum fakir miskin, panti asuhan Kota Semarang serta tukang becak dan penyapu jalan.

Terakhir Walikota berpesan agar distribusi hewan qurban dibagi merata kepada warga yang membutuhkan sehingga warga pun bisa merasakan Idul Qurban yang hanya setahun sekali. “Mudah-mudahan distribusinya berjalan baik. Jangan hanya didistribusikan di internal Pemkot Semarang tapi yang penting di luar Pemkot Semarang. Kalau teman-teman ASN di sini sudah tercukupi setiap hari mengkonsumsi daging”.

—

Skip to content