SELANG SEHARI KEBAKARAN, PASAR DARURAT WIRADESA DIBANGUN

10 November 2018
yandip prov jateng
SELANG SEHARI KEBAKARAN, PASAR DARURAT WIRADESA DIBANGUN

– Upaya Pemerintah Sangat Cepat

KAJEN – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan dalam menangani kebakaran blok eks terminal Pasar Wiradesa dinilai sangat cepat oleh berbagai kalangan, termasuk pedagang terdampak. Pasalnya, selang sehari dari musibah terjadi, pembangunan pasar darurat langsung dimulai, Jumat pagi (9/11/2018).

Blok eks terminal Pasar Wiradesa, terbakar Rabu dini hari (7/11/2018) dan mengakibatkan sekitar 400 pedagang kehilangan lapak. Pada hari itu juga Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si langsung memimpin rapat koordinasi melakukan langkah respon cepat, dan langsung mendapatkan gambar.

Sehari berikutnya, tim dari Pemkab yang sudah menentukan lokasi untuk pasar darurat dan telah membuat gambar, membersihkan lokasi agar pembangunan dapat dilangsungkan. Kemudian, hari Jumat pagi, pembangunan sudah dimulai.

“Rabu dini hari musibah terjadi, Rabu pagi sampai siang kita melakukan rapat koordinasi dan mencari lahan, serta langsung dapat. Kamis lokasi dibersihkan, dan pagi ini Jumat alhamdulillah pembangunan sudah dimulai,” kata Bupati.

Penanganan kebakaran di Pasar Wiradesa tersebut dinilai Bupati Asip paling cepat, karena untuk penanganan masalah tersebut biasanya membutuhkan banyak proses, diantaranya masalah lahan, kemudian perencanaannya, gambarnya, paling akhir adalah anggarannya.

“Alhamdulillah di Kabupaten Pekalongan, Pemkab bisa melaksanakan amanah dengan baik, dan disaat proses itu banyak, semuanya diberikan kemudahan. Lahan yang dibutuhkan, ada, anggarannya juga tersedia. Makanya, tidak menunggu lama untuk menjalankan amanah pembangunan ini,” tandas Bupati Asip.

Tak hanya itu, sekarang ini Bupati mengaku pihaknya juga sudah memiliki gambar untuk pembangunan lokasi Pasar Wiradesa yang terbakar. Sehingga, pada awal tahun 2019 mendatang, akan langsung dilaksanakan.

“Termasuk untuk pembangunan pasar juga alhamdulillah disiapkan. Karena sekarang ini kami memang sedang melaksanakan pembangunan pasar-pasar di Kabupaten Pekalongan. Sampai saat sekarang ini sudah lima pasar dibangun, kemudian tahun 2019 langsung dialokasikan anggarannya untuk Pasar Wiradesa,” terang Bupati.

Anggaran yang disiapkan untuk membangun kembali pasar yang terbakar juga tidak sedikit, setidaknya sudah ada dana Rp 4 miliar atau lebih. Sehingga akan dapat membangun tempat cukup bagus, dan sangat bagus dibanding sebelumnya.

Karena itu, untuk menempati pasar darurat nanti, seluruh pihak diminta untuk melaksanakan secara baik, kemudian pedagang tidak berebut, karena sudah disiapkan kapasitas untuk 400 pedagang, sehingga semuanya pasti dapat.

“Semuanya tidak dipungut biaya alias gratis, dan semua pedagang yang terdampak kebakaran semuanya mendapat tempat. Jadi jangan berebut, dan pedagang harus sabar dengan musibah yang dialami, karena semua ada hikmahnya. Meskipun pasar darurat, tapi rezeki tidak darurat, dan rezeki semakin banyak,” ungkap Bupati.

Selanjutnya orang nomor satu di Kota Santri itu mengharapkan seluruh aparatur pasar, untuk dapat menjaga keamanan dengan baik di pasar darurat, ada petugas keliling, sehingga ketika ada sesuatu kejadian dapat diatasi segera. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)

Skip to content