TEGAL – Pemerintah Kota Tegal terus mendistribusikan bantuan sembako kepada warga menjelang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Penyaluran bantuan dilaksanakan selama tiga kali, pada April, Mei, dan Juni 2020.
Proses penyaluran dipastikan berjalan lancar dan tepat sasaran dan diterimakan tanggal 15-20 setiap bulannya. Untuk memastikannya, Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi mengecek langsung di tingkat kelurahan.
“Saya memastikan proses pendistribusian berjalan lancar dan tidak ada kendala. Dan isi paket juga harus sesuai,” ujarnya usai mengecek di kelurahan-kelurahan Senin (20/4/2020).
Ia menegaskan, bantuan tersebut mampu meng-cover semuanya. Jika ada keluhan dari masyarakat yang tidak menerima padahal memenuhi syarat akan dilakukan pendataan.
“Kalau masih ada warga yang kurang mampu tapi belum dapat, maka akan didata dan diverifikasi ulang,” tegasnya.
Sejauh ini, sudah tercatat sekitar 20 ribu lebih yang mengusulkan untuk mendapat bantuan, sementara saat ini baru tercover 16 ribuan. “Tetap dipastikan berjalan lancar dan tepat sasaran,” tuturnya.
Dalam pendistribusian paket sembako tersebut, pemkot sengaja melibatkan angkutan kota dan becak. Jumadi menyampaikan, hal tersebut sengaja dilakukan agar angkot dan becak juga turut mendapat penghasilan dengan mengantarkan bantuan-bantuan tersebut.
“Dari hasil pemantauan sepanjang pendistribusian di hari pertama, secara umum berjalan lancar. Berharap mudah-mudahan pendistribusian di hari berikutnya juga tidak ada kendala yang berarti,” tandasnya.
Penulis : Tim Kontributor Tegal
Editor : Rk, Diskominfo Jateng
