RSUD Temanggung Tambah Ruang Isolasi Covid-19

17 February 2022
yandip prov jateng
RSUD Temanggung Tambah Ruang Isolasi Covid-19

TEMANGGUNG – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten per Kamis (17/2/2022) mencapai 600 orang. Karenanya, Pemerintah Kabupaten Temanggung terus melakukan upaya antisipasi, termasuk menambah ruang isolasi Covid-19.

“Dari angka tersebut, yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terbilang masih sedikit, di angka 30 orang. Akan tetapi, hal ini akan menjadi warning bagi kita semua, untuk lebih hati-hati,” tutur Bupati Temanggung, HM Al Khadziq, saat ditemui Kamis (17/2/2022).

Ditambahkan, mengingat kasus positif Corona terus meningkat, RSUD Temanggung sudah membuka bangsal baru. Sehingga diharapkan kasus Covid-19 di Temanggung bisa tertangani dengan baik,  dan dapat ditekan.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih hati-hati. Kegiatan-kegiatan masyarakat untuk dikurangi, protokol kesehatan terus dilaksanakan, agar kasusnya tidak meningkat lagi,” imbuhnya.

Menurut bupati, dari mereka yang terkonfirmasi positif, beberapa gejalanya adalah flu berat, bahkan ada yang disertai sesak nafas, sehingga harus dirawat intensif. Banyak pula kasus positif yang gejalanya ringan, sehingga tidak dirawat di rumah sakit.

“Gejala untuk yang sudah vaksinasi ketiga, terbilang ringan dibanding dengan yang baru vaksin pertama dan kedua,” jelasnya.

Secara epidemiologi, kata Khadziq, memang belum dilakukan uji klinis di Kabupaten Temanggung, untuk memastikan 600 kasus terkonfirmasi positif itu terinfeksi varian Omicron atau tidak.

Namun, pihaknya terus berupaya mengurangi kasus, dengan mengintensifkan konsolidasi Satgas Covid-19 di semua tingkatan, baik tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa. Kemudian, menggalakan lagi kampanye protokol kesehatan, edukasi ke masyarakat untuk mengurangi kegiatan-kegiatan yang bersifat pertemuan-pertemuan publik, karena kasus ini bisa dibilang penyebarannya sangat cepat.

Sulit Dibedakan

Direktur RSUD Temanggung Tetty Kurniawati menyebutkan, saat ini sudah ada 30 pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD.

“Kami menyiapkan satu bangsal dewasa di samping bangsal bayi dan bersalin. Karena satu bangsal dewasa kami sudah penuh, dan yang sedang antre di IGD ada enam pasien yang suspect Covid,” katanya, Kamis (17/2/2022).

Tetty menambahkan, untuk bangsal biasa, saat ini disiapkan dua bangsal dengan 60 tempat tidur, ditambah bangsal anak dan ibu hamil dengan 20 tempat tidur.

“Lonjakan varian Delta, kita sudah pernah mengalami lonjakan yang begitu besar. Untuk Omicorn ini, kita juga sudah siap,” tegasnya.

Tetty menjelaskan, selain bangsal, pihaknya juga tengah menyiapkan tenaga medis, obat-obatan, alat pelindung diri (APD), oksigen, serta alat tes PCR.

“Waktu kasus-kasusnya tidak banyak, kita running PCR seminggu tiga kali, sekarang sekali setiap hari,“ lanjutnya.

Diungkapkan, kebanyakan pasien yang terkonfirmasi Covid-19 saat ini cenderung mengalami gejala ringan dan sedang, atau bahkan tanpa gejala. Sehingga sulit dibedakan mana yang positif dan negatif.

“Justru sekarang ini yang ketahuan positif, awalnya tidak datang karena keluhan terkait Covid, seperti gangguan respiratorik, batuk, pilek, sesak nafas, dan sebagainya. Tetapi datang oleh keluhan lain,” jelas Tetty.

Ia menekankan, saat ini yang terpenting adalah warga terus disiplin menaati protokol kesehatan dengan selalu menjaga kesehatan, mencuci tangan, memakai masker, menghindari bepergian dan berkerumun. Semua itu merupakan satu cara paling ampuh untuk mencegah penularan Covid-19.

“Walaupun Omicorn ini ringan, tetapi mohon tidak diabaikan,” pungkasnya.

Penulis : MC.TMG/dn/tf;ekp

Editor : Ul, Diskominfo Jateng

Mascot Padhang
Skip to content