Ratusan Pekerja Ikuti Gerak Jalan May Day

02 May 2019
yandip prov jateng
Ratusan Pekerja Ikuti Gerak Jalan May Day

Kabupaten Semarang – DISKOMINFO BERGAS : Ratusan pekerja dari berbagai perusahaan mengikuti lomba gerak jalan dalam rangka peringatan hari buruh internasional (May Day). Mereka berkumpul di kompleks Stadion Pandanaran Wujil Bergas dan dilepas oleh Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Rabu (1/5) pagi.

Ketua panitia pelaksana Ucok Sutrisno menjelaskan ada 43 kelompok yang mengikuti lomba. Mereka menyusuri rute sepanjang kurang lebih lima kilometer dari Stadion Wujil melewati Jalan Sudirman-Jalan Diponegoro-Jl Soeprapto menuju lapangan alun-alun Bung Karno, Kalirejo. “Kita berharap (dengan gerak jalan ini), ada kolaborasi yang baik antara pemerintah, perusahaan dan pekerja untuk kebaikan bersama,” katanya.

Wakil Bupati Ngesti Nugraha saat sambutan juga menegaskan hal senada. Menurutnya, para pekerja perlu bekerja sama dengan perusahaan untuk menciptakan suasana kerja yang kondusif. Jika demikian, maka akan berimbas pada situasi dan kondisi daerah yang aman. Sehingga para pekerja dapat bekerja dengan tenang dan mendapatkan kesejahteraan. “Mari kita ciptakan situasi yang kondusif dengan menciptakan suasana kerja di perusahaan yang baik pula,” katanya.

Sementara itu Kepala Seksi Pengawasan Norma Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng Hadi Prabowo menghargai langkah serikat pekerja di Kabupaten Semarang yang menggelar peringatan May Day dengan cara elegan. Hal itu dapat mendukung terciptanya hubungan yang baik antara pekerja dan perusahaan. Dia menjelaskan sampai triwulan pertama tahun 2019 sudah masuk puluhan laporan tentang kasus ketenagakerjaan se Jawa Tengah. “Umumnya kasus pesangon, PHK dan penerapan upah minimum karena kesalahpahaman saja,” ungkapnya.

Persoalan ketenagakerjaan itu, lanjutnya, dapat dideteksi dan ditangani oleh pengawas perusahaan Disnakertrans. Namun diakuinya, jumlah pengawas yang hanya 154 orang cukup kewalahan mengawasi 24 ribu perusahaan yang tersebar di wilayah Jawa Tengah. Untuk menjaga efektifitas kinerja, pihaknya melakukan skala prioritas kasus berdasarkan informasi dari masyarakat, pekerja maupun serikat pekerja. Jumlah pengawas itu terbagi dalam enam wilayah kerja. Yakni wilayah pengawasan Semarang, Magelang, Banyumas, Pati, Pekalongan dan Surakarta.  Selain pemeriksaan kasuistis itu, Disnakertrans Jateng juga melakukan pengawasan dan pemeriksanaan rutin ke perusahaan. Dalam sebulan, terang Hadi, dilaksanakan minimal lima kali pemeriksanaan dan maksimal delapan perusahaan.

Mascot Padhang
Skip to content