Rapid Test Terbatas, Purbalingga Prioritaskan Petugas Medis

31 March 2020
yandip prov jateng

PURBALINGGA – Melaksanakan instruksi dari pemerintah pusat untuk melakukan rapid test dalam penanganan Covid-19, Pemkab Purbalingga mulai melakukan tes kepada pasien.

Direktur RSUD Goeteng Tarunadibrata, Nonot Mulyono mengatakan, prioritas rapid test diberikan pada pasien dan tenaga medis sebagai garda terdepan penanganan Covid-19. Mereka menjadi prioritas karena distribusi alat tes yang terbatas.

“Karena jumlahnya yang terbatas, maka rapid test kami gunakan untuk petugas medis yang menangani langsung pasien covid. Jika jumlahnya berlebih, rapid test bisa digunakan untuk ODP,” katanya.

Nonot menambahkan, penggunaan rapid test harus diulang dua kali setelah hari ketujuh melakukan test. RSUD Goeteng memberlakukan tes bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) melalui uji swab, hal ini perlu dilakukan meski hasilnya baru dapat diketahui setelah beberapa hari.

Distribusi alat uji rapid test di Purbalingga sejumlah 85 buah. Sementara jumlah pasien positif Corona di wilayah ini sudah ada lima kasus, dan orang dalam pemantauan mencapai ribuan orang.

Melihat kondisi tersebut, Asisten Administrasi Pembangunan Setda Purbalingga Agus Winarno berharap distribusi bisa lebih proporsional dan dapat disesuaikan dengan kondisi wilayah mengingat jumlah pasien di Purbalingga terbanyak di area Banyumas,” terangnya, saat menggelar rapat virtual dengan Pj Sekda Jateng, Selasa (31/3/2020).

Menanggapi permintaan tersebut, Pj Sekda Jateng Herru Setiadhie menyatakan akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng.

“Permohonan dari Pemkab Purbalingga akan kami koordinasikan dengan Dinas Kesehatan Jateng,” kata Herru.

Penulis : Y, Humas Purbalingga
Editor : Rk, Diskominfo Jateng

Skip to content