Prioritaskan Kesehatan Anak Meski di Tengah Pandemi

11 August 2020
yandip prov jateng

SALATIGA – Meski sedang dalam masa pandemi, kesehatan anak dan balita harus tetap mendapat prioritas. Karena di tangan mereka masa depan bangsa nantinya akan diteruskan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Salatiga, Muh Haris saat meresmikan Posyandu Balita Melati V Bonorejo, Blotongan sebagai Posyandu Percontohan di EAKB (Era Adaptasi Kebiasaan Baru) Salatiga, Senin (10/8/2020). Menurutnua, dengan diresmikannya Posyandu balita percontohan di era adaptasi kebiasaan baru ini, maka kesehatan anak-anak akan bisa dipantau.

“(Anak-anak) isa kita jaga kesehatannya. Mereka harus kita rawat dan periksa dengan baik,” jelas Haris.

Dikatakannya, pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama enam bulan ini merupakan ajang pendidikan bagi masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. Terlebih bagi anak-anak balita yang masih dalam masa pertumbuhan.

“Pandemi telah berlangsung enam bulan dan kita tidak tahu kapan berakhirnya. Kita harus memulai kebiasaan di berbagai hal dan bidang. Berkesehatan juga baru, beragama juga baru, berpendidikan juga baru. Kita harus lakukan bersama-sama dengan terus melakukan protokol kesehatan,” tambahnya

Menurutnya, dengan pemberian pelayanan Posyandu bagi anak-anak, maka kesehatan mereka dapat terpantau dengan baik.

“Kula remen, pak wali kota nggih remen, ibu-ibu kaleh putra putrinipun saged rawuh (saya senang, pak wali kota juga senang, ibu-ibu dan putra putrinya dapat datang) di Posyandu balita di era adaptasi kebiasaan baru ini. Saya harap ini dijaga dan menjadi contoh bagi wilayah lainnya,” imbuh Haris.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Zuraidah mengungkapkan, Posyandu merupakan wadah pemberdayaan masyarakat, dan tempatnya ada di PKK. Secara teknis, pelaksananya kader PKK. Namun, OPD terkait menjadi pembina untuk keberlangsungan Posyandu yang ada di masing-masing wilayah, dalam menjaga kesehatan warganya.

“Ada 279 Posyandu di Kota Salatiga yang aktif, sedangkan jumlah balita kita sekitar 10 ribu lebih. Di era pandemi layanan kesehatan untuk KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) harus tetap jalan. Bulan Agustus ini adalah bulan vitamin A, jangan sampai ada pandemi mengurangi hak anak mendapatkan vitamin,” kata Zuraidah.

Dituturkan, pihaknya telah melakukan assessment kepada 23 kelurahan mengenai Posyandu percontohan, dengan berbagai persyaratan di masa pandemi ini. Untuk pembukaan Posyandu lainnya juga akan terjadwalkan.

“Evaluasi juga akan dilakukan selama pembukaan Posyandu tersebut. Layanan kesehatan tetap jalan, dengan protokol kesehatan harus dikedepankan,” pungkasnya.

Peresmiaan Posyandu tersebut juga dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Salatiga, Titik Kirnaningsih Yuliyanto, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Salatiga, Camat Sidorejo, dan Lurah Blotongan.

Penulis : Rudy
Editor : WH/Diskominfo Jtg

Skip to content